Pangkoarmada I Terima Courtesy Call Pangkoopsau I

Jakarta, IDM - Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I), Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M. menerima kunjungan Courtesy Call (CC) Panglima Koopsau I, Marsekal Pertama TNI Ir. Tedi Rizalihadi, S.T., M.M. di Mako Koarmada I, Jl. Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Selasa (16/3/21).
Kunjungan ini dalam rangka silahturahmi kepada Pangkoarmada I, usai serah terima jabatan Pangkoopsau I yang dilaksanakan beberapa waktu yang lalu, serta memperkenalkan diri sebagai pejabat baru.
Dalam Courtesy Call Pangkoopsau I, Pangkoarmada I mengharapkan sinergitas TNI khususnya kerjasama Armada I dengan Koops AU I semakin solid dalam berbagai hal, guna melaksanakan tugas pokok TNI. Kedua Panglima berharap dapat terjalin interoperability dalam pelaksanaan tugas operasi sehari-hari. Bahkan secara kongkrit beliau memberikan bentuk implementasi interoperability antar kedua Kotama Operasional TNI ini, adalah meningkatnya koordinasi dan komunikasi antara pesawat udara jajaran Koopsau I dan KRI jajaran Koarmada I yang sedang melaksanakan operasi penegakkan kedaulatan dan keamanan di Selat Malaka dan Laut Natuna Utara.
Dalam kunjungan rangkaian silahturahmi setelah menjabat sebagai pejabat yang baru, Pangkoopsau I didampingi oleh Asintel Pangkoopsau I, Kolonel Sus Aries Yudho Nugroho, S.AP dan Kapen Koopsau I, Letkol Sus Hamdi Landong Allow, S.S. (rgp/wan)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































