Pangdivif 3 Kostrad: Siapkan Fisik dan Mental Hadapi Situasi di Medan Operasi

Jakarta, IDM - Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad, Mayjen TNI Choirul Anam meninjau pelaksanaan latihan pratugas Satgas Pamtas Mobile TNI Yonif Para Raider 433/Julu Siri di Laiyya, Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (23/5).
Choirul Anam yang juga Komandan Latihan (Danlat) ini bertanggung jawab untuk menyiapkan prajurit untuk mempersiapkan mental dan fisik dalam melaksanakan tugas operasi di wilayah Papua. Persiapan itu, lanjutnya seperti kesiapan personel, materiil, dan kemampuan tempur.
Baca Juga: Sambangi Ceko, Wamenhan Herindra Harapkan Penguatan Kerja Sama Industri Pertahanan
“Siapkan mental dan fisik kalian untuk menghadapi situasi apa pun di medan operasi,” tegas Choirul Anam.
Selain itu, Choirul Anam juga mengingatkan kepada seluruh prajurit agar selalu memiliki niat yang tulus dalam melaksanakan tugas operasi yang akan dilakukan. Karena tugas merupakan suatu kehormatan bagi para prajurit dalam menjaga kedaulatan negara.
Baca Juga: Hari Pertama Tugas, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10 Kostrad Diterima dengan Tradisi Adat
“Salah satu kunci utama keberhasilan di daerah operasi yakni disiplin tempur harus tinggi dan memberikan keyakinan kepada prajurit. Agar jangan pernah ragu-ragu dalam mengambil suatu tindakan,” jelas Choirul Anam. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































