Pangdam XVIII/Kasuari Ajak Insan Pers Jaga Keindahan Papua Barat

Manokwari, IDM - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema bersilaturahmi dengan Insan Pers se-wilayah Manokwari dalam acara Coffe Morning, di Officer’s Mess Kasuari Makodam XVIII/Kasuari, Rabu, (16/3).
Pangdam didampingi Kasdam Brigjen TNI Yusuf Ragainaga dan juga hadir beberapa pejabat Kodam XVIII/Kasuari, ucapkan terima kasih dengan daya tulis, olahan kata, kolaborasi dan dengan segala pemikiran yang baik dari Insan Pers sehingga TNI mendapat dukungan dan kepercayaan dari masyarakat.

Mayjen TNI Gabriel Lema mengatakan bahwa Kodam ini bisa berdiri tegak hingga saat ini karena pemberian informasi yang baik oleh Insan Pers dalam memberitakan Kodam ke masyarakat, Pangdam juga ajak untuk terus saling berkalaborasi dan bersinergis dalam menjaga dan merawat keindahan Papua Barat.
“Saya mengharapkan dengan hubungan yang sudah berjalan secara harmonis dan kontribusi yang sudah diberikan, kita persembahkan untuk kebaikan dan kemajuan Papua Barat, Jangan pernah mundur atau bergeser selangkahpun untuk membina dan menjadikan sesuatu itu menjadi baik, lakukan dengan hati dalam cara apapun,”harap Gabriel.

Ketua PWI Papua Barat, Bapak Bustam saat mewakili Insan Pers tampil bicara, juga sepakat dengan kepemimpinan dengan hati yang disampaikan Pangdam, karena Pers juga harus bekerja dengan hati kita juga bekerja untuk kepentingan orang banyak, masyarakat dan itu menjadi tanggung jawab kita juga, tutur Bustam. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































