Pangdam I/BB Resmikan Lapangan Tembak Gurindam 12 Korem 033/WP

Jakarta, IDM - Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin melakukan kunjungan ke Makorem 033/WP untuk meresmikan Lapangan Tembak Gurindam 12 Korem 033/WP dan beberapa fasilitas, di Jalan Timun, Kalidomi, Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjung Pinang, Rabu (26/1).
Dalam keterangan tertulis Penerangan Kodam I/BB, acara peresmian berlangsung sederhana dengan ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Pangdam I/BB.
Adapun fasilitas bangunan yang diresmikan yaitu, renovasi lapangan tembak, pos Provos, kantin, gudang senjata, kantor persit, ruang data, gapura dan papan plang nama Korem 033/WP.
Pada kesempatan tersebut Hassanudin menyampaikan terima kasih dan bangga kepada Korem 033/WP dan jajarannya atas dedikasi, loyalitas, pengorbanan serta pengabdian tulus yang telah diberikan, sehingga fasilitas bangunan dapat terselesaikan.
“Perehaban ini kiranya dapat dirawat dan dijaga, serta bisa lebih meningkatkan etos kerja para Prajurit Korem 033/WP seiring dengan tugas ke depan yang semakin kompleks dan dinamis, “ucap Hassanudin. (nhn)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































