HANKAM

Pangdam Cenderawasih: Keamanan VVIP jadi Prioritas Utama Kunjungan Wapres

Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim.
Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim. (Foto: Dok. Kodam XVII/Cendrawasih)

Jakarta, IDM - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim, merekomendasikan penundaan agenda kunjungan kerja Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming, ke Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, yang semula dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/1).

Rekomendasi tersebut diambil setelah dilakukan penilaian menyeluruh berdasarkan data dan fakta di lapangan serta analisis intelijen terkini terkait dinamika keamanan menjelang kunjungan orang nomor dua di Indonesia tersebut.

Baca Juga: Menhan Minta Para Komandan Batalion Siapkan Prajurit untuk Operasi di Dalam dan Luar Negeri

Pangdam XVII/Cenderawasih selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Pengamanan VVIP menegaskan aspek keamanan menjadi pertimbangan utama dalam setiap agenda kunjungan pejabat negara.

“Bapak Wakil Presiden memiliki komitmen yang sangat kuat untuk hadir langsung di Yahukimo guna menyapa masyarakat serta melihat progres pembangunan,” ungkap Amrin di Bandara Internasional Frans Kaisiepo, Biak, Papua.

“Namun, berdasarkan hasil penilaian situasi keamanan hingga pagi ini, saya merekomendasikan agar kunjungan tersebut ditunda demi keselamatan dan kelancaran kegiatan,” ujarnya.

Baca Juga: Tiga Jabatan Strategis TNI AD Dirombak, Ini Daftar Lengkapnya

Ia menjelaskan analisis intelijen mendeteksi adanya potensi aktivitas kelompok tertentu yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Meski demikian, Pangdam menegaskan bahwa penundaan ini tidak mengurangi komitmen pemerintah pusat dalam membangun Yahukimo.

“Kunjungan kerja Wapres akan dijadwalkan kembali setelah situasi benar-benar kondusif dan aman,” tambahnya. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.