Oknum TNI AD Ribut dengan Warga, 1 Meninggal 8 Luka-luka, Ini Penjelasan Kodam I/BB

Jakarta, IDM – Oknum TNI AD Kodam I/Bukit Barisan (BB) ribut dengan warga di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang. Keributan ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia dan delapan lainnya luka-luka.
Menanggapi ini, Kapendam I/BB, Kolonel Inf Dody Yudha dalam keterangan resminya, Senin, (11/11) mengatakan Pangdam I/Bukit Barisan, Letjen TNI Mochammad Hasan memastikan peristiwa keributan ini akan diusut secara tuntas dengan mengedepankan proses hukum.
Baca Juga: Prajurit TNI AD Selamatkan Bayi yang Dibuang di Selokan
“Terkait peristiwa keributan yang melibatkan oknum prajurit TNI AD, Pangdam I/Bukit Barisan memastikan akan mengusutnya secara tuntas,” kata Dody.
Lanjut Dody, Pangdam juga memastikan delapan orang warga sipil yang menjadi korban, akan ditanggung biaya pengobatannya sampai sembuh oleh Kodam I/Bukit Barisan.
“Saat ini, semua korban yang sedang dirawat di RS Sembiring, Delitua, dipindahkan ke RS Putri Hijau,” jelasnya.
Dody juga menjelaskan bahwa untuk menindaklanjuti peristiwa ini, Pangdam telah secara langsung melakukan mediasi dengan perwakilan keluarga korban dan warga masyarakat. Mediasi ini untuk memberi kepastian, tidak akan ada aksi lanjutan dari peristiwa yang telah terjadi.
Baca Juga: TNI Ambil Tindakan Perangi Judol di Kalangan Prajurit
Terakhir, mengenai motif peristiwa Dody menerangkan masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polisi Militer Kodam I/Bukit Barisan.
“Sebanyak 33 oknum TNI AD yang terkonfirmasi dalam peristiwa ini, juga sedang diselidiki pihak Pomdam I/Bukit Barisan,” ungkap Kolonel Dody, seraya menambahkan tidak menutup kemungkinan jumlah personil yang terlibat akan terus bertambah. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































