Akhir-akhir ini kasus terkait penyalahgunaan senjata oleh prajurit TNI marak terjadi. Terbaru seorang oknum prajurit TNI Angkatan Darat mengamuk di dalam kantor Bank BUMN di Gowa, Sulawesi Selatan, dengan membawa senjata laras panjang. Pelaku berpangkat Prajurit Kepala.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan TNI AD akan terus melakukan evaluasi terkait keterlibatan oknum prajuritnya di kasus pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Muhammad Ilham Pradipta beberapa waktu lalu.
Komandan Polisi Militer Kodam Jaya, Kolonel Corps Polisi Militer (CPM) Donny Agus Priyanto membeberkan peran oknum prajurit TNI AD yang terlibat dalam pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) sebuah bank BUMN di Cempaka Putih bernama Mohamad Ilham Pradipta (37).
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan mengatakan kejadian penembakan oleh oknum TNI kepada warga sipil di Kota Jayapura hari Rabu (3/9) karena kesalahpahaman antara pelaku dan korban.
Personel Kodim 0907/Trk dan Yonif 613/Rja melakukan perbaikan sejumlah kerusakan yang terjadi di Polres Tarakan, Rabu (26/2/25). Kerusakan ini akibat bentrok karena kesalahpahaman antara oknum TNI dan Kepolisian beberapa waktu lalu.
Oknum TNI AD Kodam I/Bukit Barisan (BB) ribut dengan warga di Desa Selamat, Kecamatan Sibiru-Biru, Kabupaten Deli Serdang. Keributan ini mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia dan delapan lainnya luka-luka.