KSAD akan Evaluasi Internal Terkait Oknum Prajurit TNI AD Terlibat Kasus Pembunuhan

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan TNI AD akan terus melakukan evaluasi terkait keterlibatan oknum prajuritnya di kasus pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Muhammad Ilham Pradipta beberapa waktu lalu.
"Kami pokoknya internal akan selalu evaluasi kejadian-kejadian seperti ini, apalagi sampai mengakibatkan orang meninggal," kata Maruli di Jakarta, Selasa (16/9).
Baca Juga: Rangkaian HUT Ke-80 TNI: Sailing Pass KRI, Defile hingga Demo Alutsista di Monas
Ia menjelaskan saat ini, pihaknya dari Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya sudah menahan oknum tersebut dan nantinya akan dilanjutkan prosesnya ke pihak kepolisian.
"Itu kan sudah dari bulan Agustus, dan Pomdam sudah menahan oknum tersebut. Nah, prosesnya nanti dari kepolisian. Tinggal nanti peran-perannya kita belum tau nih, versi kan banyak," kata Maruli.
Sebelumnya diberitakan oknum prajurit TNI berinisial FH berpangkat Kopral Dua (Kopda) diduga terlibat kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Baca Juga: Anggaran 2026 Capai Rp187 Triliun, Menhan: Untuk Kepentingan Pembangunan Kekuatan TNI
Kapuspen TNI, Brigjen Freddy Ardianzah menyebut peran Kopda FH dalam kasus ini adalah sebagai perantara, yakni mencari orang untuk melakukan upaya penjemputan paksa.
Freddy menjelaskan, tersangka saat kejadian tindak pidana berlangsung, memang sedang dalam pencarian oleh satuan karena tidak hadir tanpa izin (THTI). Ia memastikan, proses hukum terhadap yang FH dilakukan melalui mekanisme pidana. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































