Oase Harapan, Yonif 4 Marinir Hadir Bawa Bantuan bagi Korban Banjir di Papua Tengah

Jakarta, IDM – Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG
Mobile 2025 Batalyon Infanteri 4 Marinir (Yonif 4 Mar) Letkol Marinir Surya Affandy Novyanto, membagikan sembako kepada warga yang terkena banjir di Distrik Topiaya, Ekadide dan Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Surya mendampingi Bupati Kabupaten Paniai Yampit Nawipa beserta Komandan Saruan Tugas (Dansatgas) Batalyon 711, Danramil Distrik Enarotali dan Danramil Distrik Komopa, saat mengunjungi lokasi banjir di Papua Tengah.
Surya menegaskan Pemerintah dan Satgas Yonif 4 Marinir akan terus hadir dan bersinergi di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana.
Baca Juga: Marinir Siapkan Alutsista Pertahanan Udara untuk Demo HUT ke-80 TNI
Kehadiran Satgas Yonif 4 Marinir bersama pemerintah daerah dinilai menjadi oase harapan bagi warga yang terdampak bencana.
“Seluruh pihak saling bergotong-royong membantu sesama dan menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana serupa di masa mendatang,” tegas Surya.
“Diharapkan bantuan sembako ini dapat segera disalurkan oleh para Kepala Distrik, dengan dibantu oleh Kepala-Kepala Kampung di wilayah masing-masing,” tambahnya.
Surya mengatakan penyaluran sembako disalurkan kepada kepala Distrik agar tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga yang benar-benar terdampak banjir.
Baca Juga: TNI akan Pamer Operasi Gulbelcal di Puncak HUT ke-80 di Monas
"Bantuan ini untuk meringankan beban ekonomi masyarakat akibat bencana alam yang terjadi,” paparnya.
Surya menerangkan kehadiran Satgas Yonif 4 Marinir dalam situasi darurat bertujuan untuk melayani serta melindungi masyarakat di wilayah terdampak banjir.
Adapun musibah banjir terjadi beberapa waktu terakhir di wilayah Paniai. Banjir menyebabkan sejumlah rumah warga dan lahan pertanian terendam air, sehingga berdampak pada perekonomian masyarakat. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































