Mudik Lebaran 2026: Kapal TNI AL Sisir Selat Bali, Pastikan Jalur Ketapang Aman!

Jakarta, IDM – Prajurit Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi bergerak cepat mengamankan jalur mudik paling sibuk di Jawa Timur. Menggunakan kapal patroli KAL Sembulungan II-5-42, TNI AL mulai menyisir perairan Selat Bali untuk menjamin keamanan pemudik Lebaran Idul Fitri 2026.
Kapal patroli tersebut melakukan manuver pengawasan di sepanjang jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, Selasa (17/3). Petugas memantau ketat setiap pergerakan kapal feri yang membawa ribuan penumpang dan kendaraan.
Baca Juga: Validasi Organisasi TNI: Sekretaris Presiden Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga
Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, menegaskan personelnya bersiaga penuh di titik-titik rawan. Ia memastikan kehadiran unsur laut TNI AL akan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak pulang kampung.

"Kami mengerahkan KAL Sembulungan untuk memantau keamanan di laut secara langsung. Selain itu, kami juga menerjunkan personel tambahan untuk mendukung kelancaran arus penumpang di Pelabuhan Ketapang," ujar Puji, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (18/3).
Puji menambahkan, jajarannya tidak bekerja sendirian. Lanal Banyuwangi membangun sinergi kuat bersama Polresta Banyuwangi, Kodim 0825, ASDP, hingga KSOP. Kerja sama lintas instansi ini bertujuan agar momen Idul Fitri 2026 berjalan lancar tanpa gangguan keamanan sedikit pun.
Baca Juga: Di Balik Rumah Mewah, 2.000 Keluarga di Menteng Ternyata Masih Kesulitan
Aksi sigap ini merupakan instruksi langsung Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali yang memerintahkan seluruh satuan TNI AL di Indonesia untuk terus bersiaga menjaga keselamatan masyarakat, terutama di jalur-jalur vital selama masa mudik.
Hingga sore ini, arus penyeberangan di Selat Bali terpantau ramai lancar. Kehadiran kapal patroli TNI AL di tengah laut menjadi pemandangan yang memberikan ketenangan bagi para pemudik yang menyeberang menuju Bali maupun sebaliknya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































