HANKAM

Momen KSAD Kenang Prajurit yang Gugur Saat Bertugas di Papua

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat mengenang prajuritnya yang gugur di Papua. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Ekspresi haru tergambar dari wajah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ketika mengenang prajuritnya yang gugur saat bertugas Papua.

Momen ini terjadi saat ia berpidato di Mabesad dalam acara penyerahan bantuan rumah non dinas, dan santunan pendidikan kepada para warakawuri (istri prajurit yang gugur) serta prajurit yang mengalami cacat akibat penugasan operasi beberapa lalu.

Dilansir dari video yang diunggah di instagram TNI AD, Senin (30/6) Maruli yang berpidato tampak sedih mengenang para prajurit tersebut.

Baca Juga: Marinir di Papua Kumpulkan Tokoh Masyarakat, Cegah Perkembangan Gerakan Separatis

"Saya minta maaf, saya menjabat dua tahun saat Pangkostrad, para prajurit ini berangkat di hadapan saya," kata Maruli.

Ia pun yakin pengorbanan para prajurit tersebut tidak akan dilupakan, karena mereka berbakti untuk negara dan bangsa.

"Mudah-mudahan ibu-ibu bisa kuat, anak-anak bisa dididik dengan baik, dan selalu ingat bahwa pengorbanan suami ibu-ibu tidaklah sia-sia,” kata Maruli.

Baca Juga: Fregat Siluman Singapura RSS Supreme Datang ke Surabaya, Ini Tujuannya

Pada kesempatan tersebut Maruli juga menyapa salah satu warakawuri bersama anaknya dalam video conference.

"Halo Kalea, sini lihat Opa, belajar yang rajin ya," kata Maruli.

Sebanyak 25 warakawuri yang suaminya gugur dalam tugas operasi selama kurun waktu 2020 hingga 2025, menerima bantuan rumah sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan dari TNI AD.

Bantuan juga diberikan kepada lima prajurit yang mengalami luka dan cacat kategori C Tingkat II akibat penugasan antara tahun 2019 hingga 2024. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.