Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Lanud Halim Perdanakusuma Dukung Operasi Modifikasi Cuaca

Jakarta, IDM – Lanud Halim Perdanakusuma mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca yang digelar Selasa (11/3) sebagai langkah mitigasi bencana hidrometeorologi dan mengendalikan curah hujan ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir di wilayah DKI Jakarta.
“Sebagai garda terdepan dalam berbagai operasi udara, Lanud Halim Perdanakusuma siap memfasilitasi Operasi Modifikasi Cuaca guna membantu pemerintah dalam mengurangi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir di DKI Jakarta,” ungkap Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Muzafar.
Baca Juga: TNI AD Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Senjata Rakitan di Bima
Melansir keterangan Penerangan Lanud Halim Perdanakusuma dikutip dalam instagram @lanud_halim_perdanakusuma, Rabu (12/3) dijelaskan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan pesawat Cassa 212 yang berasal dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang untuk Operasi Modifikasi Cuaca kali ini.

Pesawat tersebut terbang dalam beberapa sorti setiap harinya untuk melakukan penyemaian natrium klorida (NaCl) atau garam pada titik-titik penyemaian awan yang telah ditentukan berdasarkan analisis BMKG. Hal tersebut dilakukan untuk mempercepat turunnya hujan di lokasi yang lebih aman sebelum mencapai Jakarta.
Baca Juga: Siswa Marinir Tempuh Lintas Medan Gunung Bromo-Pantai Baruna Malang
“Dengan dikerahkannya Pesawat Cassa 212 dalam Operasi Modifikasi Cuaca dari Lanud Halim Perdanakusuma, dampak hujan ekstrem dapat diminimalkan serta daerah DKI Jakarta bisa terhindar dari bencana banjir yang lebih besar,” pungkas Marsma TNI Muzafar. (yas)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































