Menyamar Jadi Wanita, Serka Ludy Berhasil Menciduk DPO Kasus Pencabulan

Jakarta, IDM - Komandan Kodim (Dandim) 0616/Indramayu menerjunkan anggotanya untuk melakukan penangkapan terduga kasus pencabulan di Desa Tegalurung, kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Minggu (6/8).
Komandan Kodim 0616/Indramayu Letkol Arm Andang Radianto dalam keterangan tertulisnya diterima, Selasa, (8/8) mengungkapkan terduga pencabulan berinisial SC alias mang Ilik ini ditangkap oleh Serka Ludy Suherman.
Dandim menyebut, sekira pukul 04.30 Wib Serka Ludy mendapat laporan pengaduan lewat telepon dari Aras selaku pendamping kuasa hukum korban terkait adanya tindak pidana pencabulan yang dialami oleh kliennya.
Baca Juga: KSAU Terima Laporan Kenaikan Pangkat 15 Pati TNI AU, Salah Satunya Dansesko TNI
"Saat itu Aras meminta bantuan untuk melakukan penangkapan terhadap terlapor berinisal SC, Selanjutnya Serka Ludy dan Aras mengadakan pertemuan dan mengatur rencana untuk menjebak SC," tuturnya.
Dandim menambahkan, sebelum melakukan penangkapan, Serka Ludy dan Aras sepakat untuk menjebak SC, dengan cara Aras berpura-pura menyamar sebagai wanita dan mengadakan komunikasi via whatsapp dengan tujuan memancing tersangka untuk mengadakan pertemuan di sebuah mini market yang ada di Desa Tegalurung.
Setelah mengadakan janjian tersangka langsung mendatangi tempat yang telah ditentukan. Setelah melihat tersangka tiba di tempat tersebut, kemudian Serka Ludy dibantu satu orang temannya langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.
"Tersangka berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Makodim, selanjutnya diserahkan ke unit PPA Reskrim Polres Indramayu," Kata Dandim.
Baca Juga: Gunakan Drone, Siswa Dikspespa Teknik Kodiklatal Berlatih Pemetaan Udara
Dandim menyebut, berdasarkan informasi yang diterima, tersangka SC sebelumnya telah menjadi DPO Polres Indramayu sejak tahun 2022.
"Saat ini tersangka telah diserahkan ke Polres Indramayu guna mempertanggung jawabkan perbuatannya," kata Dandim.
Dandim menegaskan, Kegiatan penangkapan tersangka pencabulan itu, selain mempermudah proses hukum, juga merupakan program TNI AD tentang Babinsa Hebat (BABAT) yang mana Babinsa itu bertugas untuk membantu masyarakat dalam hal mempermudah segala aktivitasnya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































