Menhan Sjafrie Sebut Perlunya Revitalisasi dan Revolusi Pembangunan Kekuatan TNI

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyebutkan perlunya revitalisasi dan revolusi dalam pembangunan kekuatan TNI.
Hal ini disampaikan Menhan Sjafrie saat memberikan arahan dalam rapat pimpinan (rapim) TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/2).
"Kita harus menekankan revitalisasi dan melaksanakan revolusi terhadap pembangunan kekuatan Tentara Nasional Indonesia. Mulai tahun 2026 ini, sampai ke depan, kita harus terus bergerak maju," kata Sjafrie di hadapan pimpinan TNI dan perwira tinggi.
Baca Juga: TNI AL-Belanda Soroti Ancaman Hibrida: Kabel Bawah Laut jadi Sasaran Empuk!
Sjafrie menekankan posisi vital TNI sebagai garda terdepan, sekaligus benteng terakhir kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Mulai tahun ini, pembangunan kekuatan TNI akan mengalami revitalisasi mendasar. Sebab, menurut Sjafrie, pertahanan harus adaptif terhadap tantangan zaman, mulai dari kedaulatan ideologi, politik, hingga ekonomi.
Menhan juga menyoroti pentingnya peran TNI dalam menjaga kekayaan sumber daya alam (SDA) nasional sebagai bagian dari strategi pertahanan semesta.
Baca Juga: Jupiter Aerobatic Team Tampilkan Manuver Udara Memukau pada Penutupan Singapore Airshow 2026
Sjafrie mengingatkan bahwa ancaman modern tidak hanya berupa perang fisik, tetapi juga upaya pihak asing yang menginginkan kekayaan alam Indonesia. Oleh karena itu, kesiapan TNI dalam operasi militer perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP) adalah hal mutlak.
Adapun Rapim TNI tersebut dihadiri Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, tiga Kepala Staf Angkatan, dan sekitar 500 perwira tinggi. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































