TEKNOLOGI

Mengenal Sistem Rudal Aster 15/30 yang Terpasang di OPV Italia

Mengenal Sistem Rudal Aster 15/30 yang Terpasang di OPV Italia
(Foto: Istimewa)

Jakarta, IDM – Sistem rudal pertahanan udara canggih buatan konsorsum Eropa, yakni Eruosam atau MBDA akan menjadi salah satu persenjataan kapal patroli multiguna atau Offshore Patrol Vessel (OPV) PPA asal Italia yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk TNI AL dan direncanakan tiba di Indonesia pada Oktober 2024 dan April 2025.

"Sistem rudal permukaan ke udara atau Surface to Air Missile (SAM) Aster 15/30 beserta peluncur vertikal DCNS Sylver A43, akan menjadi salah satu persenjataan kapal perang Pattugliatore Polivalente d'Altura (PPA) untuk modernisasi TNI AL. Rudal ini dirancang untuk menghadapi ancaman pesawat tempur, helikopter, pesawat nirawak (drone), rudal jelajah hingga rudal antikapal yang terbang rendah, dan punya kemampuan siluman, manuverabilitas, kecepatan serta daya tembak tinggi," tulis akun X @kemhan_RI, pada April 2024 lalu.

Baca Juga: Mengenal Tank FV101 Scorpion, Si Lincah yang Populer di Asia Tenggara

Pengoperasian rudal tersebut tentunya diharapkan akan membantu dalam aspek modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL dalam beberapa tahun terakhir yang tengah melakukan pembeharuan kekuatan persenjataan. Jika rencana ini terealisasikan, Indonesia akan menjadi operator kedua dari Aster 15/30 di kawasan Asia Tenggara setelah Singapura.

(Foto: Istimewa)

Melansir dari laman resmi MBDA, rudal ini mulai dikembangkan pada akhir dekade 1980-an dan diperkenalkan pada dekade 1990-an. Kemudian, rudal yang mulai memasuki layanan pada 2001 bersama angkatan bersenjata Prancis ini memiliki dua jenis varian utama, yakni Aster-15 dan Aster-30.

Baca Juga: Mengenal CSTO, Aliansi Negara Pecahan Uni Soviet

Sesuai namanya, rudal Aster-15 merupakan jenis rudal pertahanan udara jarak pendek yang mampu mencapai jarak sekitar 15-30 km. Sementara itu, rudal varian Aster-30 sendiri dikategorikan sebagai rudal pertahanan jarak menengah dengan memiliki daya jangkauan sekitar 150-200 km. Secara keseluruhan, rudal Aster-15 dan rudal Aster-30 memiliki bentuk yang cukup mirip. Namun, rudal Aster-30 memiliki ukuran yang sedikit lebih panjang dibandingkan Aster-15.

Rudal Aster 15/30 sendiri juga memiliki varian pertahanan berbasis darat yang dikenal dengan nama SAMP/T atau yang memiliki kepanjangan Sol-Air Moyenne-Portée/Terrestre (Surface-to-Air Medium-Range/Land-based). Varian pertahanan darat ini dipasangkan di atas truck peluncur berpenggerak rodak 8x8 atau 10x10. Secara spesifiasi, rudal SAMP/T ini memiliki jarak jangkauan yang tidak jauh berbeda dengan yang dioperasikan dari darat. (Dari berbagai sumber/Aini Tartinia)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.