Mengenal Letda Inf Sawung Setyawan Peraih Adhi Makayasa Akmil 2023

Jakarta, IDM - Rabu, (26/7/2023) lalu, Letda Inf Sawung Setyawan dilantik oleh Presiden Jokowi bersama 833 orang perwira remaja lainnya. Pelantikan dilakukan pada upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI-Polri Tahun 2023 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta.
Selain dilantik, Letda Sawung juga dinobatkan sebagai peraih penghargaan Adhi Makayasa Akademi Militer (Akmil) 2023. Adhi Makayasa sendiri merupakan penghargaan tahunan yang diberikan pada lulusan terbaik dari setiap matra TNI dan Polri. Penerima penghargaan ini adalah mereka yang secara seimbang mampu menunjukkan prestasi terbaik di tiga aspek: akademis, jasmani, dan kepribadian (mental).
Dilansir video di kanal Youtube TNI AD, Kamis, (3/8) Letda Sawung mengungkapkan perasaannya usai mendapat penghargaan tersebut.
Baca Juga: Panglima TNI: Tak Ada Gangguan Keamanan untuk Distribusi Bantuan ke Papua
Ia mengaku sangat bangga dan bersyukur bisa dinobatkan sebagai salah satu lulusan terbaik.

Ia mengisahkan saat di Akmil berkesempatan mendapat kepercayaan menjadi Komandan Resimen Korps Taruna (Danmenkorpstar) Akmil. Danmenkorpstar sendiri merupakan jabatan tertinggi yang mampu diraih para taruna Akmil.
Danmenkorpstar ini memiliki tanggung jawab untuk menjalankan fungsi organisasi Resimen Korps Taruna. Sawung merupakan pemilik nomor akademi 2019004 ini berasal dari Magelang, Jawa Tengah.
Baca Juga: Diplomasi Angkatan Laut Indonesia-Belgia, Bangun Kerja Sama Keamanan Maritim Internasional
"Saat pertama kali menjadi taruna, saya juga tidak punya gambaran atau cita-cita saat di Akmil ini akan menjadi Danmenkorps. Cita-cita saya dulu yang penting saya jadi taruna," kata Sawung.
Rupanya, keinginan Sawung terbayarkan, menjadi prajurit sudah ada sejak ia masih kecil. Ini dikarenakan ia tumbuh besar di lingkungan militer.

Meski berasal dari Madiun, dirinya mengaku lahir di Magelang karena mengikuti ayahnya yang dinas saat itu di Akademi Militer. Sejak saat itulah Sawung mulai mengenal dunia militer dan lama kelamaan makin memantapkan diri bergabung sebagai keluarga besar TNI.
Baca Juga: Misi Damai Indo-Pasifik, Fregat Australia HMAS Anzac Sandar 4 Hari di Surabaya
Ayah dari Letda Sawung merupakan seorang prajurit TNI yang pernah ditugaskan di Satuan Pembekalan Angkutan (Bekang) Akmil di Magelang. Karena sejak kecil tinggal di lingkungan militer bersama sang ayah, hal itulah yang mendorong Sawung memiliki cita-cita menjadi prajurit.
"Sejak bapak saya pindah ke Akmil dan saya lahir di Magelang, saya memang dibesarkan di lingkungan militer. Mungkin karena setiap hari saya melihat ada taruna lewat, mungkin itu menumbuhkan motivasi saya sejak saya SD sampai SMA untuk menjadi taruna Akmil," kata Letda Sawung. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































