HANKAM

Misi Damai Indo-Pasifik, Fregat Australia HMAS Anzac Sandar 4 Hari di Surabaya

Kedatangan HMAS Anzac
Kedatangan HMAS Anzac (FFH-150) disambut oleh Lantamal V Surabaya. (Foto: Dok. Pen Lantamal V)

Jakarta, IDM - HMAS Anzac (FFH-150) tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (1/8). Rencananya, kapal perang Angkatan Laut Australia itu akan sandar selama empat hari, yakni dari 1-4 Agustus.

Dikutip dari keterangan Pen Lantamal V, Rabu (2/8) kedatangan kapal perang jenis fregat ini membawa misi yang dibingkai dalam kegiatan Indo-Pacific Endeavour 2023, yakni program aktualisasi hubungan internasional TNI AL dan Angkatan Laut Australia.

Baca Juga: Diplomasi Angkatan Laut Indonesia-Belgia, Bangun Kerja Sama Keamanan Maritim Internasional

Terlebih, salah satu hubungan regional utama Australia di wilayah Asia Tenggara dan timur laut Samudra Hindia.

Kedatangan HMAS Anzac
(Foto: Dok. Pen Lantamal V)

Adapun, kegiatan tersebut adalah melakukan sejumlah kegiatan bilateral seperti sarasehan keagamaan dengan menghadirkan para perwira rohani dari TNI AL dan Angkatan Laut Australia, pertukaran keahlian dalam bidang penyelamatan, lokakarya keamanan, dan perdamaian gender.

Baca Juga: Panglima TNI: Tak Ada Gangguan Keamanan untuk Distribusi Bantuan ke Papua

Dalam sambutannya, Wadan Lantamal V Kolonel (Mar) Baedhowi Oktafidia mengucapkan terima kasih kepada Konsul Jenderal Australia Fiona Hoggart, juga Barton Harrington dan kru yang berkunjung ke Surabaya.

"Semoga kerjasama dan koordinasi antara kedua angkatan laut kita akan lebih dekat," ujarnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.