HANKAM

Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Terima Laporan Kenaikan Pangkat 22 Pati TNI AU

Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Terima Laporan Kenaikan Pangkat 22 Pati TNI AU
(Dok Dispenau)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, menerima laporan kenaikan pangkat 22 Perwira Tinggi (Pati) TNI AU, di Gedung Raden Suryadi Suryadarma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (25/2/).

Fadjar mengucapkan selamat dan turut berbahagia atas pencapaian kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada para Pati TNI AU.

Pati TNI AU yang naik pangkat masing-masing adalah Marsdya TNI Nanang Santoso (Dankodiklatau), Marsda TNI Agus M. Bahron (Askomlek Panglima TNI), Marsda TNI H. RM. Djoko Senoputro (Pa Sahli Tk. III Bid. Ekkudag Panglima TNI), Marsda TNI Eding Sungkana (Wadan Kodiklatau).

Selanjutnya Marsma TNI Basuki Arijadi (Kakordos Seskoau), Marsma TNI Adrianus Tavianta (Aslog Kaskoopsudnas), Marsma TNI Suparno (Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), Marsma TNI Haposan Simatupang (Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertahanan Unhan), Marsma TNI Cahyo Tursiono (Ir Kodiklatau), Marsma TNI M. Rusli A. Rangkuti (Askomlek Kaskoopsudnas), Marsma TNI Dr. Drs. Yuli Subiakto (Pati Sahli Kasau Bid. Strahan), Marsma TNI Dodi Fernando (Asren Koopsudnas), dan Marsma TNI Rudi Faisal (Kapus RB TNI).

Marsma TNI Tarjoni (Danlanud Sdm), Marsma TNI Suliono (Danlanud Ats), Marsma TNI Agus priyanto (Kadisminpersau), Marsma TNI Jumarto (Dir “F” Bais TNI), Marsma TNI Aldrin Petrus Mongan (Danlanud Eli), Marsma TNI I Gede Widarma S. (Kababek TNI), Marsma TNI R. Tjahjo Khurniawan (Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara BSSN), Marsma TNI Ibnu Hajar (Pati Sahli Kasau Bid. Kersalem), dan Marsma TNI Wastum

(Dan Kosek III Koopsud III).

Para Pati TNI AU tersebut, sebelumnya juga sudah melaporkan kenaikan pangkatnya kepada Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersama dengan Pati TNI AD dan TNI AL, di Mabes TNI Cilangkap.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Radar Ground Control Interception

Ini Cara Kerja Radar Pertahanan Tentukan Posisi Sasaran

Sistem radar pertahanan udara mengandalkan tiga parameter utama—jarak (range), arah (azimuth), dan ketinggian (altitude)—untuk mendeteksi serta melacak posisi sasaran secara akurat dalam ruang tiga dimensi.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.