HANKAM

Marinir Kerahkan 53 Prajurit hingga 4 Ranpur untuk HUT RI di IKN

Dankormar Mayjen (Mar) Endi Supardi.
Dankormar Mayjen (Mar) Endi Supardi. (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM – Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi akan mengerahkan 2 peleton untuk mengamankan prosesi upacara HUT ke-79 RI yang akan digelar di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, pada 17 Agustus mendatang.

"Memang ada rencana dari pemerintahan untuk upacara 17 Agustus di IKN, Korps Marinir ditunjuk menyiapkan 2 peleton dalam hal ini kekuatannya 1 peleton terdiri dari 21 prajurit," ungkap Endi di sela-sela acara media gathering, Jakarta, Jumat (19/7).

Selain itu, Endi mengungkapkan Korps Marinir juga menyiapkan tambahan prajurit pendukung lainnya, seperti komandan peleton (danton), komandan kompi (danki) serta cadangan.

Baca Juga: Kerahkan Pesawat F-16 Fighting Falcon, Penerbang TNI AU Asah Kemampuan Tempur dalam Pitch Black 2024

"Sehingga (prajurit yang dikerahkan) total keseluruhan 53. Kami juga menyiapkan 4 kendaraan tempur untuk (mengamankan) proses kegiatan di sana," ungkapnya.

Rencananya, puluhan prajurit Marinir dan sejumlah kendaraan tempur yang dikerahkan untuk mengamankan upacara HUT ke-79 RI tersebut akan melakukan embarkasi ke kapal perang angkut atau Landing Platform Dock (LPD), pada 5 Agustus.

"Rencananya embarkasi (personel dan material) pada 5 Agustus, mungkin besoknya 6 Agustus kami sudah berangkat ke sana. Rencana prajurit berada di IKN hingga H+1 atau H+2 baru kembali ke Jakarta," jelas Endi.

Baca Juga: Kunker ke Inggris, Wakil KSAU Hadiri The Chief of the Air Staff’s Global Air and Space Chief’s Conference 2024

Sebelumnya, beberapa waktu lalu Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, mengungkapkan TNI AL akan menyiapkan kapal perang LPD dalam rangka HUT ke-79 RI di IKN.

Ali mengatakan, kapal perang LPD itu bakal dikerahkan untuk mengangkut pasukan TNI untuk upacara hari kemerdekaan beserta material kendaraan tempur (ranpur), unsur udara hingga sejumlah alat pertahanan dan keamanan.

"Sementara ini kan IKN masih dalam (persiapan) pembangunan dan beberapa pasukan TNI (nantinya) disiapkan di atas kapal (LPD)" kata Ali.

Baca Juga: Tingkatkan Kolaborasi Pertahanan, Prabowo Terima Kunjungan Dubes Arab Saudi

Selain itu, ia menambahkan beberapa kapal perang LPD milik TNI AL yang dikerahkan tersebut dijadikan tempat tinggal untuk menginap sementara bagi pasukan yang diberangkatkan ke IKN pada puncak peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79.

"Nantinya (kapal LPD) akan lego jangkar di dekat sekitar IKN itu sendiri," tambah Ali. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.