Marinir Kawal Translokasi Badak Jawa, Ranpur Kapa K-61 Turun ke Ujung Kulon

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Kapa (Yonkapa) 1 Marinir yang tergabung dalam Satgas Merah Putih Translokasi Badak Jawa melaksanakan penempatan posisi kendaraan tempur Kapa K-61 di sektor operasi wilayah Taman Nasional Ujung Kulon, Rabu (29/10).
Kegiatan ini bertujuan mendukung kelancaran dan keamanan proses translokasi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) menuju habitat konservasi baru.
“Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian satwa langka kebanggaan Indonesia yang kini populasinya kian terbatas,” ungkap Komandan Yonkapa 1 Marinir Letkol (Mar) Bayhaky C, dikutip dari keterangan Pasmar 1.
Baca Juga: 937 Prajurit Bintara dan Tamtama Lulus Pendidikan Infanteri TNI AD
Dalam pelaksanaannya, Bayhaky menjelaskan unsur kavaleri amfibi mengerahkan Kapa K-61 untuk melaksanakan orientasi dan penempatan posisi secara taktis.
“Manuver ini dilakukan untuk menjamin keamanan jalur pergerakan tim translokasi dan material pendukung di area medan terbuka serta perairan dangkal di sekitar lokasi operasi,” jelasnya.
Ia mengatakan, keterlibatan prajurit “Kuda Putih” dalam Satgas Merah Putih menjadi bentuk nyata kontribusi Korps Marinir terhadap program nasional pelestarian lingkungan dan konservasi satwa langka.
Baca Juga: Terima Kunjungan Pangab India, Panglima TNI Soroti Sistem Navigasi Berbasis Satelit Militer
“Kami siap memberikan dukungan penuh, baik dari segi mobilitas, pengamanan, maupun kesiapsiagaan prajurit di lapangan,” kata Bayhaky.
Korps Marinir berkomitmen mendukung setiap langkah pelestarian ekosistem nasional melalui kemampuan amfibi yang dimiliki.
“Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan terkoordinasi dengan baik antarsatuan dalam menjamin keberhasilan misi translokasi Badak Jawa di Ujung Kulon,” ujarnya. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































