HANKAM

Terima Kunjungan Pangab India, Panglima TNI Soroti Sistem Navigasi Berbasis Satelit Militer

Agus Subiyanto dan Anil Chauhan
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan Chief of Defence Staff Indian Armed Forces Jenderal Anil Chauhan di Subden Mabes TNI Merdeka Barat. (Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan Chief of Defence Staff Indian Armed Forces atau Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) India Jenderal Anil Chauhan di Subden Mabes TNI Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (28/10).

Dalam pertemuan tersebut, Jenderal Agus dan Jenderal Anil membahas upaya memperkuat kerja sama pertahanan antara TNI dan Angkatan Bersenjata India, khususnya bidang keamanan kawasan, kemaritiman, dan pengembangan industri pertahanan.

Di bidang teknologi dan inovasi, Agus menyoroti kemajuan militer India dalam sistem navigasi dan penempatan posisi berbasis satelit yang dinilai bisa membuka peluang kerja sama baru.

Baca Juga: TNI AL Gandeng SKK Migas, Jaga Laut Demi Energi Nasional

Pada perbincangan tersebut, Panglima TNI juga mengapresiasi kemampuan industri pertahanan maritim India saat ini.

Agus juga menyampaikan apresiasi atas hubungan erat Indonesia dan India yang telah terjalin sejak lama.

TNI dan Angkatan Bersenjata India
Pertemuan membahas upaya memperkuat kerja sama TNI dan Angkatan Bersenjata India, khususnya bidang keamanan kawasan, kemaritiman, dan pengembangan industri pertahanan. (Dok. Puspen TNI)

“Indonesia dan India memiliki ikatan sejarah serta budaya yang kuat. Bagi Indonesia, India bukan sekadar sahabat tetapi saudara. Kami berharap hubungan antara kedua angkatan bersenjata terus ditingkatkan di masa depan untuk bersama-sama berkontribusi menciptakan keamanan di kawasan,” ujar Agus dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI, Rabu (29/10).

Puspen TNI menyatakan, pertemuan Agus dan Anil menandai langkah nyata dalam mempererat hubungan pertahanan kedua negara, dengan semangat persahabatan, saling menghormati, dan kerja sama menguntungkan di kawasan Indo-Pasifik.

Baca Juga: Profil Letjen TNI Syafei Kasno, Jenderal Armed yang Kini Jabat Danpusterad

Pada hari yang sama, Anil juga menemui Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat.

“Beliau (Anil) membicarakan kerja sama antara India dengan Indonesia, khususnya di bidang pertahanan dan militer. Sudah cukup banyak kerja sama antara kita dengan India. Kita ingin tingkatkan, di antaranya dalam bidang industri pertahanan,” ujar Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto.

Kerja sama lain yang dibahas seperti peningkatan di bidang pendidikan dan latihan lewat penukaran kadet-taruna hingga penjajakan kerja sama kesehatan dan farmasi. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.