Lulus S2, Perwira TNI AL Raih Tiga Predikat Bergengsi di Amerika Serikat

Jakarta, IDM - Kapten Laut (P) Rizky Windu Karsa Situmorang, menorehkan prestasi akademik saat menyelesaikan pendidikan di Naval Post Graduate School (NPS) Monterey, California, Amerika Serikat (AS). Ia berhasil menyabet tiga predikat bergengsi.
Perwira TNI AL alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 57 itu menyelesaikan pendidikan selama 15 bulan sejak April 2021. Pada 23 September 2022, Rizky bakal melaksanakan wisuda dan secara resmi menerima gelar Master of Arts in Security Studies.
Selain prestasi dalam meraih nilai tertinggi dalam bidang kajian keamanan regional, Rizky juga mendapat penghargaan outstanding thesis. Dalam thesisnya, Rizky mengangkat tema "Evolusi Kerja Sama Angkatan Laut antara US Navy dan TNI AL dalam Latma CARAT".
Rizky juga diberikan penghargaan sebagai siswa internasional dengan nilai akademis tertinggi di NPS. Rangkaian penghargaan diberikan Presiden NPS pada Selasa (14/9) kemarin, di Hermann Hall, Monterey, AS.
Ditanya mengenai segundang prestasi yang dicapainya tersebut, Rizky mengatakan pendidikan harus menjadi fondasi terpenting bagi prajurit TNI AL.
"Untuk menghadapi perkembangan teknologi yang tidak pernah berhenti, pendidikan yang berkelanjutan juga sangat penting untuk membangun kekuatan TNI AL," ujarnya, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (14/9). (at)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































