HANKAM

Libatkan Pesawat C-130 Hercules TNI AU, Bali Boogie Jump ‘23 Resmi Digelar

Bali Boogie Jump
Penerjun dalam festival Bali Boogie Jump 2023. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Federasi Aeropsport Seluruh Indonesia (FASI) kembali menggelar Festival Terjun Payung Internasional, bertajuk Bali Boogie Jump ’23 di pantai Seminyak, Bali.

Festival ini terselenggara atas kerja sama TNI AU dengan Singkawang Aerosport Club serta Skydive Egypt dan berlangsung hingga 27 Juni 2023. Sebanyak 150 peterjun dari 38 negara dilaporkan ambil bagian pada even nonkompetisi ini. Mereka akan unjuk aksi dalam sejumlah kategori, seperti belly/formation sky diving, free fall, wingsuit, tandem, dan penerjunan demo dengan membawa banner.

Baca Juga: PBB Desak Israel Akhiri Konflik dengan Palestina

Dikutip dari keterangan Dispenau, TNI AU dilaporkan turut mengerahkan C-130 Hercules dari Skadron Udara 32, Lanud Abdulrachman Saleh Malang. Setiap harinya, pesawat akan melakukan tiga sorties penerjunan, dengan drop zone di kawasan Pantai Seminyak, Bali.

Bali Boogie Jump
Aspotdirga KSAU Marsda TNI Andi Wijaya saat membuka festival Bali Boogie Jump 2023. (Foto: Dok. Dispenau)

Kegiatan penerjunan ini dibuka secara resmi oleh Aspotdirga KSAU Marsda TNI Andi Wijaya mewakili Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, Kamis (23/6). Dalam sambutan tertulis Marsekal TNI Fadjar yang dibacakan Aspotdirga KSAU dijelaskan, Bali Boogie Jump digelar dengan tujuan untuk menambah pengalaman bagi para penerjun Indonesia dan internasional. Selain ini, momen festival internasional ini juga dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan pariwisata Indonesia.

Baca Juga: Mabes TNI Benarkan Pesawat Caravan PK-SMW (C-208) Jatuh di Papua

“Kegiatan ini dapat membawa harum nama Indonesia di tingkat internasional, khususnya pada bidang olahraga dirgantara. Olahraga dirgantara bukan menjadi tanggung jawab TNI AU semata, ini juga merupakan tanggung jawab kita semua, selaku anak bangsa, sebagai wujud rasa cinta pada tanah air dan angkasa Indonesia yang kita banggakan," ungkap KSAU. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.