HANKAM

Lewati Perairan Somalia, Satgas TNI Konga UNIFIL Siaga Jaga Perang

Lewati Perairan Somalia, Satgas TNI Konga UNIFIL Siaga Jaga Perang.
KRI Frans Kaisiepo-368 laksanakan siaga jaga perang saat melintasi Perairan Somalia. (Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Personel KRI Frans Kaisiepo-368 yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL melaksanakan siaga jaga perang untuk meningkatkan kewaspadaan saat berlayar melintasi Teluk Aden, Somalia, Jumat (23/12).

Siaga jaga perang dilakukan saat KRI Frans Kaisiepo-368 dalam perjalanan menuju ke pelabuhan Said, Mesir. Prajurit melaksanakan jaga yang diatur dalam waktu tertentu dengan pusat komando berada di ruang Pusat Informasi Tempur (PIT).

Lewati Perairan Somalia, Satgas TNI Konga UNIFIL Siaga Jaga Perang.
(Dok. Dispenal)

Prajurit KRI Frans Kaisiepo-368 menempati pos tempur dengan menugaskan sniper (penembak jitu) dari personel Kopaska. Para prajurit juga dilengkapi senjata, magazen terisi amunisi tajam, rompi anti peluru, dan helm tempur selama jaga perang.

Komandan Satgas (Dansatgas) TNI Konga UNIFIL Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, mengungkapkan jaga perang harus dilaksanakan dengan tingkat kewaspadaan dan kesigapan yang tinggi serta tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan.

Lewati Perairan Somalia, Satgas TNI Konga UNIFIL Siaga Jaga Perang.
(Dok. Dispenal)

Umumnya, kata John, para perompak akan mencari dan menilai sasaran pada siang serta melaksanakan serangan malam hari. Oleh karena itu, pihaknya harus siap merespon segala kemungkinan terburuk.

Baca: Kapal Rumah Sakit dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 Sukses Uji Pelayaran

"Saat melintas Selatan Aden harbor hingga masuk Selat Bab el Mandep, teridentifikasi 31 speed boat masing-masing diawaki tujuh hingga sembilan personel," ungkapnya dikutip dari keterangan Dispenal, Sabtu (24/12).

Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL yang juga on board heli Panther HS-1306 Puspenerbal terdiri dari 102 personel awak kapal, sembilan personel pilot dan kru heli, perwira kesehatan, intelijen, psikologi, penerangan, hukum, Kopaska dan penyelam masing-masing satu personel. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.