HANKAM

Latihan Cakra A 2024: Uji Kemampuan dan Kesiapsiagaan Unsur Hanud TNI AU di Jajaran Kosek IKN

Komandan Kosek IKN Marsma TNI Abdul Haris
Komandan Kosek IKN Marsma TNI Abdul Haris membuka Latihan Cakra A tahun anggaran 2024. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM – Unsur pertahanan udara (hanud) TNI Angkatan Udara (TNI AU) di jajaran Komando Sektor (Kosek) IKN mengikuti Latihan Cakra A tahun anggaran 2024.

Latihan tersebut dibuka secara resmi oleh Komandan Kosek IKN Marsma TNI Abdul Haris secara luring dan daring pada Senin (10/6), dengan dihadiri oleh para asisten dan pejabat Kosek IKN; para Komandan Satuan Radar (Satrad); Komandan Satrudal jajaran Kosek IKN; Skadron Udara 2; serta perwakilan Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC) Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga: Sebanyak 33 Prajurit TNI AD Dikirim ke Pulau Enggano, Ini Misinya

Melansir keterangan TNI AU dalam laman resminya, Selasa (11/6) dijelaskan, Latihan Cakra merupakan bagian dari program tahunan yang bertujuan untuk memelihara, meningkatkan, dan menguji kemampuan serta kesiapsiagaan unsur hanud TNI AU di jajaran Kosek IKN dalam menjaga kedaulatan wilayah udara nasional Indonesia.

Selain itu, Komandan Kosek IKN mengatakan, latihan ini menjadi bagian penting dari upaya Kosek IKN dalam melaksanakan pembinaan dan kesiapan satuan serta personel. Harapannya, para personel dapat semakin profesional dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan.

Ia juga berpesan agar para peserta latihan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik sehingga tujuan latihan dapat tercapai.

Baca Juga: DPR RI dan Singapura Bahas Perkembangan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan

"Mekanisme latihan harus dilaksanakan secara baik agar kita dapat mengenali dan mengembangkan hal-hal baru yang ditemukan di lapangan sehingga latihan yang kita lakukan saat ini semakin meningkat dari sebelumnya serta berdampak besar terhadap peningkatan profesionalisme kita dalam menjaga kedaulatan negara", tambah Marsma TNI Abdul Haris dalam sambutannya.

“Utamakan keselamatan terbang dan kerja untuk mencapai zero accident yang menjadi prioritas TNI AU dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkas dia. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.