HANKAM

Lantamal XIII Jalani Ekspedisi Maritim 2023 Selama Sepekan

Tarakan
Ekspedisi Maritim di Tarakan, Kalimantan Utara. (Foto: Dok. Pen Lantamal XIII)

Jakarta, IDM - Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XIII Laksamana Pertama TNI Deni Herman, melepas pemberangkatan rombongan Expedisi Maritim Route Merah Lantamal XIII 2023 di Islamic Center, Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu (6/9).

Dikutip dari keterangan Pen Lantamal XIII, ekspedisi maritim 2023 adalah sebuah perjalanan yang dibentuk oleh TNI AL di wilayah Kalimantan untuk membangkitkan semangat maritim.

Hal tersebut sebagai salah satu upaya pembinaan teritorial matra laut dalam rangka Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut (Dawilhanla) serta dapat menggali dan menemukan sejarah kejayaan TNI AL pada masa lampau di rute yang dilalui.

Baca Juga: KRI Frans Kaisiepo-368 Kunjungi Defence National Guard di Cyprus

Dalam sambutannya, Deni menyampaikan ekspedisi maritim yang dilaksanakan TNI AL dalam memperingati HUT ke-78 tentunya sarat akan pesan.

Tarakan
(Foto: Dok. Pen Lantamal XIII)

Keterkaitan dengan tugas dalam Dawilhanla serta mendukung visi pemerintah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia adalah pesan mulia yang akan disampaikan di sepanjang perjalanan.

"Visi Indonesia sebagai poros maritim telah didengungkan pimpinan nasional kita, masing-masing dari kita, seluruh komponen bangsa harus mengambil peran dalam mewujudkan visi itu, karena kejayaan itu ada di sana," ujar Deni.

Baca Juga: Mengenal Teknik Tempur ‘Ambush’ yang Dilakukan Pasukan TNI, Amerika, Jepang, dan Singapura

Pada kesempatan ini, Ekspedisi Maritim Route Merah 2023, Lantamal XIII melaksanakan perjalanan dari Kota Tarakan yang dimulai dari Islamic Center menuju dermaga Mamburungan Mako Lantamal XIII.

Krmudian, dilepas melalui jalur laut menuju Tanjung Selor, dilanjutkan menuju Ibu Kota Negara (IKN) dengan melintasi berbagai etape sampai dengan Minggu (10/9).

Adapun, ekspedisi ini akan melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya pembinaan potensi maritim, bakti sosial, pengobatan umum, penanaman mangrove, dan panggung prajurit. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.