Lantamal V Kirim Ratusan Calon Komcad Matra Laut 2023

Jakarta, IDM - Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Wadanlantamal) V Kolonel (Mar) Baedhowi Oktafidia, mengirimkan ratusan calon Komponen Cadangan (Komcad) 2023 menuju Kodikmar Kodiklatal, Surabaya, Selasa (25/4).
Sebanyak 222 calon Komcad yang dikirim Lantamal V menuju Kodikmar Kodiklatal terdiri dari lintas kalangan, di antarannya dari akademisi, buruh pabrik, dan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Ratusan calon Komcad tersebut akan mengikuti rangkaian seleksi, sebagaimana seleksi penerimaan militer. Jika dinyatakan lulus, nantinya akan dididik dasar-dasar kemiliteran serta pelajaran matra laut selama tiga bulan di Kodikmar Kodiklatal, Surabaya.
Baca Juga: Momen Tamtama Remaja Belajar Senjata SPR 3 kaliber 7,62 mm
Dalam sambutannya, Baedhowi menyampaikan terima kasih kepada Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jawa Timur dan Universitas Hang Tuah yang mengirimkan calon-calonnya untuk dididik bergabung menjadi peserta Komcad matra laut 2023.

"Siapkan mental dan fisik untuk menempuh pendidikan Latsarmil, dan laksanakan seleksi dengan sungguh-sungguh agar tujuan bisa terlaksana dengan baik," jelasnya dikutip dari keterangan Pen Lantamal V, Rabu (26/4).
Baca Juga: Kembali Berulah, KKB Menyerang Personel TNI-Polri di Intan Jaya
Komcad adalah pasukan cadangan atau sebuah organisasi paramiliter, terdiri dari warga negara yang menggabungkan peran militer dengan karier sipil. Ini adalah sumber daya nasional yang disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi, dalam memperbesar dan memperkuat kekuatan serta kemampuan komponen utama.
Dalam rangka melaksanakan kegiatan Komcad matra laut 2023 yang diselenggarakan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, Lantamal V sebagai tempat validasi setelah para calon Komcad mendaftarkan diri secara online. Selanjutnya, di Kodikmar Kodiklatal akan dilaksanakan tes seleksi kesehatan, psikologi, dan mental ideologi (MI). (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































