Langgar UU Pelayaran, TNI AL Tangkap Dua Kapal Pengangkut Nikel

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Laut (AL) telah menangkap dua unit kapal pengakut nikel di perairan Teluk Lasolo, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, Senin (25/4) lalu. Kedua kapal tersebut adalah Kapal TB Transpasifik 202 dan Kapal TB Buana Express.
Komandan Lanal Palu Letkol Laut (P) M. Catur Soelistyono membenarkan bahwa dirinya menerima informasi adanya pergerakan dua buah kapal pengangkut Nikel yang diduga melakukan pelanggaran undang-undang pelayaran hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung.

“Hal ini dilakukan atas perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, terkait tindaklanjut adanya pelanggaran di laut, kepada Pangkoarmada II agar memerintahkan Komandan KRI yang sedang melaksanakan tugas operasi, Lantamal jajarannya dan satuan dibawahnya termasuk Lanal Palu untuk melakukan patroli dan tidak ragu mengambil keputusan dalam lingkup kewenangannya," ungkap Letkol Laut (P) M. Catur dalam konferensi pers dihadapan media.
Seperti dikutip dari keterangan resmi Dispenal, penangkapan tersebut berawal dari informasi intelijen tentang adanya pergerakan kapal yang diduga mengangkut Nikel dari Morosi menuju Jeti di perairan Lasolo Sulawesi Tenggara. Setelah dihentikan dan dilakukan menyelidikan awal kemudian kedua kapal tersebut dibawa menuju Pos TNI AL Morowali. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































