Lanal Tolitoli Gencar Patroli Pengamanan Pulau Terluar di Sulawesi Tengah

Jakarta, IDM - Pangkalan TNI AL (Lanal) Tolitoli melaksanakan patroli penjagaan dan pengawasan pulau terluar, yaitu Pulau Dolangan di Desa Santigi, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Rabu (24/1).
Dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (26/1), kegiatan patroli yang dipimpin oleh Danlanal Tolitoli Letkol Laut (P) Alpirut Yani Musa Samban ini dilakukan secara intensif untuk pengecekan pulau kecil terluar tidak berpenduduk.
Baca Juga: KSAD Kunjungi Perbatasan RI-Malaysia Dialog Langsung dengan Warga dan Prajurit Pamtas
Perjalanan menuju wilayah patroli menempuh jarak 60 Km dengan waktu kurang lebih dua jam dari Mako Lanal Tolitoli menuju Desa Santigi. Kemudian, dilanjutkan dengan perjalanan jalur laut dengan waktu tempuh satu setengah jam dengan gelombang 2-3 meter.

Adapun, transportasi yang digunakan untuk patroli pulau kecil terluar ialah satu unit mobil dinas, satu unit bus, satu unit truck, dan satu unit ambulans. Sedangkan transportasi laut, yaitu satu unit sekoci karet, satu unit speed boat, dan satu unit kapal kayu.
Baca Juga: Di Hadapan US Pacific Fleet, KSAL Usul Kolaborasi Penanggulangan Bencana di Indo-Pasifik
Selain patroli rutin, juga dilaksanakan penggantian bendera merah putih, pengecatan tugu dan pelepasan satu pasang ayam kampung. Ayam kampung ini dilepas agar dapat berkembangbiak dan dapat menjadi sumber bahan makanan di sana. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































