Minggu, 26 Mei 2024

KSAD Kunjungi Perbatasan RI-Malaysia Dialog Langsung dengan Warga dan Prajurit Pamtas

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Paulina Simanjuntak mengunjungi perbatasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (25/1/2024).

Mereka datang untuk meresmikan sumur bor hasil program TNI AD Manunggal Air dan memantau langsung kondisi di perbatasan RI-Malaysia tersebut, serta berdialog langsung dengan Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta prajurit Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) yang berjaga disana.

Baca Juga: Bantu Operasional Satuan TNI AU, KSAU Serahkan 37 Kendaraan Dinas Baru

“Saya senang melihat perkembangan masyarakat di sini. Kalau kompak semua, banyak yang bisa kita kerjakan. Sistem pengairan sudah ada di PLBN, tapi di pinggir-pinggir agak sulit mengelolanya. Nanti TNI-Polri yang akan masuk membantu masyarakat,” ujar KSAD seraya menyampaikan apresiasinya atas dukungan Forkopimda dan masyarakat perbatasan kepada TNI AD dalam menjaga kedaulatan negara dan stabilitas wilayah perbatasan.

TNI AD Manunggal Air
(Foto: Dok. Dispenad)

Menyinggung tentang kebutuhan warga akan air bersih, KSAD mengungkap bahwa hal tersebut menjadi fokusnya di empat tahun belakangan, terutama untuk warga yang tinggal di daerah-daerah yang sulit mendapatkan air bersih. Menurutnya kondisi kekeringan atau sulitnya akses ke air bersih sejatinya merupakan awal mula dari permasalahan stunting dan kemiskinan yang melanda masyarakat. Untuk wilayah perbatasan negara, ketersediaan air bersih justru makin krusial maknanya, karena berkaitan dengan upaya menumbuhkan nasionalisme warga terhadap tanah air.

Untuk itu, KSAD berkomitmen bahwa progam air bersih ini akan secara kontinyu dilakukan TNI AD, agar masyarakat dapat terbantu di bidang pertanian, perkebunan dan peternakan, serta kondisi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Baca Juga: TNI AD Terima 4 Unit Helikopter AS 550 Fennec dari Kemhan

“Mudah-mudah ini akan berkembang dan berkelanjutan. Saat ini di Kalbar ada 95 titik (sasaran Manunggal Air), dan sudah mendapat respon dari berbagai pihak yang ingin membantu. Program air bersih TNI AD saat ini telah mencapai sekitar 1.500 titik di seluruh Indonesia, dan kami juga banyak melihat kesulitan pendidikan, juga operasional prajurit. Saya akan coba mencari solusi untuk membantu kesulitan masyarakat,” tegasnya.

Terkait pengamanan wilayah perbatasan, KSAD berniat untuk meningkatkan Sinergi TNI-Polri, khususnya dalam penanganan penyelundupan narkoba di Kalbar. Selain mengintensifkan pengawasan perbatasan dengan menggunakan teknologi yang dimiliki TNI AD. (rr)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER