Lanal Gorontalo Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal

Jakarta, IDM – Pangkalan TNI AL (Lanal) Gorontalo menggagalkan peredaran rokok tanpa pita cukai, Selasa (14/1). Langkah tersebut dilakukan bersama Bea Cukai Gorontalo untuk menekan potensi kerugian negara.
Mengutip keterangan Dispen Koarmada II pada Kamis (16/1), operasi gabungan digelar berdasar laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di wilayah Paguyaman, Kabupatem Gorontalo.
Baca Juga: Kapal AL Inggris HMS Spey Singgah 10 Hari di Jakarta, Ini Agendanya
Komandan Lanal Gorontalo, Letkol Laut (P) Martha Novalianto memastikan pihaknya akan terus bekerja sama dengan instansi terkait untuk mencegah peredaran barang ilegal di wilayah Gorontalo.
"Kami berterima kasih atas kerja sama masyarakat yang aktif melaporkan," tutur Martha.
Baca Juga: KSAU Hadiri Upacara Pelepasan Kontingen Patriot Indonesia
"Tindakan tegas seperti ini akan terus kami lakukan demi menjaga ketertiban dan keamanan wilayah khususnya pintu-pintu masuk lewat jalur laut," sambungnya.
Peredaran rokok ilegal tanpa pita cukai dipastikan melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Pelanggaran itu tidak hanya merugikan negara karena kehilangan potensi penerimaan pajak, tapi juga membahayakan masyarakat karena tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































