HANKAM

Laksma TNI Yulius Tamoni, Putra Asli Papua yang Sandang Pangkat Bintang Satu

Laksma TNI Yulius Tamoni, Putra Asli Papua yang Sandang Pangkat Bintang Satu
(Dok Dispenal)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menerima laporan kenaikan pangkat Yohanis Yulius Tamoni, di Gedung Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur. Rabu (27/4) lalu.

Perwira TNI AL asal Papua tersebut resmi menyandang pangkat Laksamana Pertama (Laksma). Yulius merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke XXXVII/tahun 1991.

(Dok Dispenal)

Yulius saat ini menjabat sebagai Kapok Sahli Koarmada III sejak 25 Maret 2022, sebelumnya Yulius menjabat sebagai Wakil Komandan Lantamal XIV/Sorong.

Bersamaan dengan laporan kenaikan pangkat Laksma TNI Yulius, terdapat sebelas perwira tinggi yang melaksanakan pelaporan kenaikan pangkat kepada Yudo.

Selain itu, dua orang naik dari Laksamana Pertama (Laksma) menjadi Laksamana Muda (Laksda) yakni Laksma TNI Ferial Fachroni dan Laksma TNI Wahyu Mujiono.

(Dok Dispenal)

Kemudian, terdapat sembilan perwira berpangkat Kolonel menjadi Laksamana Pertama atau Brigadir Jenderal (Brigjen) yakni Laksma TNI Ni Ketut Prabhawati, Laksma TNI Tangka Nouldy Jan, Laksma TNI Syamsul Bachri, Laksma TNI Widiyantoro, Brigjen TNI (Mar) Cecep Ruhiat, Brigjen TNI (Mar) Suprapto Adi, Brigjen TNI (Mar) Purwanto Djoko P, Brigjen TNI (Mar) Tony Kurniawan, S.A.P. dan Laksma TNI Samista, S.H.

Yudo menekankan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan, karena masa jabatan ada batasnya.

"Gunakan kesempatan itu untuk berkarya dan berguna sebagai bukti kita pernah ada. Itulah cara terbaik untuk kita bersyukur kepada Tuhan dan berbakti kepada negara" pungkas Yudo. (ADT)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.