Kunker Ke Sidoarjo, KSAD Sempatkan Diri Ziarah Ke Makam Ulama

Jakarta, IDM - Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman tiba di Sidoarjo, Jawa Timur untuk melaksanakan serangkaian kunjungan kerja (Kunker) di wilayah Kodam V/Brawijaya, Jawa Timur, Minggu (19/6).
"Kunjungan kerja KSAD di wilayah Kodam V/Brawijaya dilaksanakan pada 19 hingga 20 Juni 2022 antara lain menziarahi makam sesepuh ulama pendiri Pesantren Sono yang melahirkan kiai besar cikal bakal pendiri Nahdatul Ulama (NU) di Gupusjatoptronik II Puspalad Sidoarjo, pada Minggu," ungkap Tatang.

"Pada Senin (20/6) KSAD akan melaksanakan kunjungan ke Korem 084/BJ dan ke Kabupaten Jombang untuk membuka kejuaraan Sepak bola Liga Santri Piala KSAD 2022 di Stadion Merdeka, Kabupaten Jombang," lanjut Tatang.
Tak hanya itu, Tatang juga mengatakan pembukaan Liga Santri Piala KSAD 2022 digelar sangat meriah dengan menampilkan beberapa atraksi pertunjukan antara lain drumb band, genderang suling canka lokananta Akmil, terjun payung, fly pass Puspenerbad, kolone senapan kolaborasi TNI-Polri dan seni hadrah. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































