Kunjungi Tokoh Agama, KSAD Ingin Pererat Kesatuan Umat Beragama

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengadakan kunjungan ke Kelenteng Kong Miao di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (15/6).
Dalam kunjungan kali ini, Dudung ingin mendengar berbagai masukan tokoh agama dalam rangka memperkokoh kesatuan dan persatuan antar umat beragama serta menangkal berbagai bentuk ancaman yang dapat menimbulkan perpecahan
"Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) lahir karena adanya perbedaan dan keberagaman. Negara juga terbentuk karena adanya kebersamaan, persatuan dan kesatuan, toleransi serta gotong royong yang merupakan ciri-ciri budaya bangsa Indonesia yang sudah ada sejak zaman nenek moyang. Oleh karena itu, sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib mempertahankannya dari segala bentuk ancaman perpecahan yang mengarah kepada disintegrasi bangsa," ucap mantan Pangdam Jaya ini.

Dudung juga mengajak seluruh umat Khonghucu untuk tetap memegang teguh dan menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa serta hindari toleransi yang berlebihan yang nantinya mengakibatkan perpecahan.
Selain itu, Dudung juga menambahkan semua agama mengajarkan kebaikan, tidak ada agama yang mengajarkan kebencian dan kebohongan.
"Ini yang perlu diluruskan yang mengakibatkan kita terpecah-pecah, karena pada hakikatnya tidak ada yang merasa paling benar, dan saya sering sampaikan kepada jajaran TNI AD yang berasal dari rakyat selalu berada di tengah-tengah rakyat dan selalu menjadi solusi dari kesulitan rakyat sekecil apapun dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa," tegas Dudung. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































