Kunjungi Dispenal Para Siswa Suspapen Disambut Langsung oleh Kadispenal

Jakarta, IDM - Sebanyak 20 Siswa Kursus Perwira Penerangan (Suspapen) TNI Angkatan ke-2 mengunjungi Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Senin (18/4). Kunjungan tersebut dalam rangka mengenal lebih dekat Penerangan TNI Angkatan Laut (AL).
Para siswa Suspapen TNI tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, di Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menyampaikan bahwa dinas penerangan memiliki peranan yang sangat penting di era sekarang, yang paling memungkinkan beraktivitas untuk organisasi, sehingga diperlukan inovasi untuk kemajuan satuannya.
“Oleh karena itu, sebagai insan penerangan kita wajib melaksanakan tugas dengan keikhlasan serta penuh dengan inovasi untuk kemajuan satuan,” kata Julius.
Pada kesempatan yang sama, Julius juga menambahkan bahwa di era digital seperti sekarang ini informasi berupa gambar harus dioptimalkan.
“Kenapa penerangan itu sangat penting, karena 75% orang menerima informasi through the eyes, 13% dari telinga, dan 12% dari indra yang lain. Jadi kalau mau menyampaikan informasi, lebih baik berupa bentuk gambar yaitu 75% harus dioptimalkan,” tambahnya.
Julius berharap kedepannya para siswa dapat mengenal serta memahami lebih jauh tentang tugas-tugas mereka di satuan tempat mereka berdinas nanti.
“Diharapkan para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu, pengalaman, wawasan dengan sebaik-baiknya dan untuk pembekalan dari Kadispenal agar dapat dipahami,” tutupnya. (ADT)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































