HANKAM

KSAU Terima Laporan Perwira TNI AU Lulusan Air Battle Management Course Prancis

KSAU
KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo bersama dengan enam perwira TNI AU yang telah menyelesaikan pendidikan Air Combat Management di DCI Prancis. (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo menerima laporan dan paparan hasil pendidikan Air Battle Management (ABM) Course yang berhasil ditempuh oleh enam perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU), bertempat di Mabesau, Cilangkap, Jakarta, Jumat (24/3).

Enam perwira yang berasal dari Korps Penerbang dan Elektronika tersebut memaparkan hasil pelaksanaan pendidikan yang mereka tempuh selama kurang lebih tiga minggu, mulai dari 27 Februari 2023 hingga 17 Maret 2023 di Defense Conseil International (DCI), Prancis.

Baca Juga: Pangkostrad Pimpin Sertijab Pangdivif 3 Kostrad

Keenamnya memperoleh materi pelajaran dalam bentuk teori yang kemudian diakhir dengan simulasi. “Selama berlangsungnya pendidikan, proses belajar diakhiri dengan assessment oleh pihak lembaga DCI dan para perwira tersebut dinyatakan lulus dengan hasil yang memuaskan yaitu di atas standar kelulusan DCI,” demikian dikutip dari keterangan Dispenau dalam Instagram @militer.udara, Sabtu (25/3).

KSAU
Delegasi TNI AU dan Uni Emirat Arab saat mengikuti pendidikan Manajemen Pertempuran Udara di Defense Conseil International (DCI). (Foto: Dok. Instagram @militer.udara)

Tidak hanya sekadar menempuh pendidikan, para perwira TNI AU juga berkesempatan untuk berinteraksi dan bertukar pengetahuan dengan sesama personel angkatan udara dari negara lainnya lantaran mereka belajar dalam satu kelas yang sama.

Baca Juga: Panglima TNI Lepas 850 Prajurit Satgas Operasi Pengamanan Papua

Untuk itu, dapat dikatakan jika pendidikan ABM memiliki nilai tambah karena kegiatan ini sekaligus meningkatkan kerja sama dan interoperabilitas di antara perwira TNI AU dengan negara lainnya.

Sebelumnya diinformasikan, delegasi TNI AU mempelajari ilmu Manajemen Pertempuran Udara (Air Battle Management) yang didapat langsung dari para instruktur DCI. Fokus materi yang dipelajari meliputi ancaman udara, perencanaan operasi udara, pelaksanaan operasi udara, pertahanan siber, dan manajemen sumber daya manusia (SDM). (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.