KSAU: Program Visioner Unsurya Mampu Menjawab Tantangan Global

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menghadiri Sidang Terbuka Senat Univeritas Dirgantara Marsekal Suryadarma (Unsurya) di gedung Puri Ardhya Garini, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (15/3).
Dalam sambutannya, Fadjar mengapresiasi Unsurya yang mampu beradaptasi dalam melakukan terobosan dengan berbagai program pendidikan visioner.
"Melalui program visioner, Unsurya mampu menjawab tantangan global, yang salah satunya kerja sama pendidikan strategis," ungkapnya.
Baca Juga: KSAU Anugerahi Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama untuk CAF RSAF
Kerja sama strategis dikatakan Fadjar memilki nilai manfaat lantaran dapat meningkatkan learning experience bagi para mahasiswa.
"Tuntutan dunia pendidikan saat ini telah meningkatkan peran perguruan tinggi untuk tidak lagi sekadar mencetak sumber daya manusia (sdm) semata, namun juga dituntut sebagai wadah riset masyarakat yang kolaboratif," tambah KSAU.
Baca Juga: Gelar Media Gathering, Puspen TNI Kenalkan 3 Ikon PMPP dan Bahas Sejumlah Isu
Unsurya diyakini telah mampu menjalankan berbagai program pendidikan secara berkualitas dan berstandar serta fleksibel terhadap dinamika pengajaran.
Kepada para wisudawan, KSAU berharap ilmu pengetahuan yang diterima dapat mendukung karier ke depan, sekaligus memberi manfaat yang luas bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































