KSAU Pimpin Upacara Sertijab Dankopasgat

Bandung, IDM – Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo memimpin langsung upacara serah terima jabatan Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Dankopasgat) dari Marsekal Muda TNI Eris Widodo Yuliastono kepada Marsekal Pertama TNI Taspin Hasan yang berlangsung di lapangan Jingga Mako Kopasgat, Lanud Sulaiman Margahayu, Bandung. Jumat,(17/06).
Marsekal Muda TNI Eris Widodo Yuliastono adalah lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1988, akan melanjutkan tugas baru sebagai Perwira Tinggi Mabes TNI AU. Sedangkan Marsekal Pertama TNI Taspin Hasan adalah lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1989 yang sebelumnya menjabat sebagai Wadan Kopasgat.
Dalam sambutannya, Fadjar menyampaikan Komando Pasukan Gerak Cepat adalah salah satu satuan yang paling dinamis dan memainkan peran vital di berbagai operasi TNI Angkatan Udara.
"Satuan elit yang kita banggakan ini lahir dari inovasi dan strategi militer di medan tugas yang penuh tantangan. Penerjunan pasukan payung di Kotawaringin ditahun 1947 adalah salah satu bukti nyata dan kita patut berbangga bahwa TNI Angkatan Udara menjadi yang pertama mampu melaksanakan operasi penerjunan di tanah air," ucap Fadjar.

Dari waktu ke waktu Kopasgat mengalami berbagai perubahan dan adaptasi sesuai dengan tuntutan dan tugas dan dinamika. Bersamaan itu pula kualitas dan kapasitas sumber daya manusia Kopasgat terus ditingkatkan hingga level tertinggi mulai dari kemampuan untuk melaksanakan Combat SAR,OP3U, hingga saat ini berkemampuan Ground Forward Air Control atau GFAC.
"Berangkat dari hal tersebut tentu peran yang dijalankan oleh Komandan Kopasgat adalah sebuah peran yang krusial dalam mengembangkan organisasi dan meningkatkan kapasitas Kopasgat," kata Fadjar.
Fadjar juga mengucapkan rasa terima kasih kepada Marsekal Muda TNI Eris Widodo Yuliastono yang telah berhasil mewujudkan amanah sebagai Komandan Kopasgat dengan capaian yang sangat baik. Selama tiga setengah tahun masa kepemimpinan Eris, Kopasgat berhasil meraih segudang prestasi di tingkat nasional dan juga internasional. (GIN)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































