HANKAM

KSAU : Pembangunan RS Infeksi TNI AU Bantu Tingkatkan Kesehatan Prajurit dan Masyarakat

Ground breaking
Ground breaking Rumah Sakit Infectius TNI AU Prof. dr. Abdulrachman Saleh di Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM - Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI A. Gustaf Brugman menghadiri acara ground breaking Rumah Sakit Infectius TNI AU Prof. dr. Abdulrachman Saleh di Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta, Rabu (2/8), mewakili KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil KSAU, Fadjar mengaku bangga TNI AU dapat berkontribusi dalam pembangunan rumah sakit khusus infeksi ini.

Baca Juga: Indonesia Beli 12 Drone ANKA Dari Turki

"Selaku insan dirgantara, kami merasa bangga dan terhormat karena turut ambil bagian dalam semangat pembangunan nasional bangsa yang salah satunya memberi pelayanan kesehatan, melalui pembangunan RS Khusus Infektius TNI AU Prof. dr. Abdulrachman Saleh," ungkap Fadjar dikutip dari keterangan Dispenau.

Wamenhan M. Herindra
Wamenhan M. Herindra dan Wakil KSAU Marsdya TNI A. Gustaf Brugman saat acara ground breaking Rumah Sakit Infectius TNI AU Prof. dr. Abdulrachman Saleh di Wisma Aldiron, Pancoran, Jakarta. (Foto: Dok. Dispenau)

Pembangunan rumah sakit ini kemudian diharapkan dapat memberi kontribusi positif bagi kesehatan prajurit TNI dan manfaat bagi kesehatan masyarakat secara umum.

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra yang turut hadir pada acara tersebut turut mengungkapkan apresiasi atas pembangunan RS ini. Ia mengungkapkan, pembangunan RS Khusus Infeksi Angkatan Udara merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan nasional melalui bidang kesehatan.

Baca Juga: Prajurit Kopasgat Unjuk Kemampuan dalam Operasi Perebutan Bandara Latgab TNI 2023

"Kehadiran rumah sakit ini merupakan simbol nyata bahwa TNI selalu bergerak maju dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai kejuangan dan bakti kepada bangsa dan negara" ujar Herindra.

Sementara itu, Deputy of Head Mission AME Austria, Philip Rossl mengatakan jika pembangunan RS ini dapat semakin meningkatkan hubungan kerja sama di antara pemerintah Indonesia dan Austria. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.