HANKAM

KSAU Dianugerahi Gelar Adat Latupati, Simbol Penjaga Kedaulatan Angkasa di Maluku

KSAU Dianugerahi Gelar Adat Latupati, Simbol Penjaga Kedaulatan Angkasa di Maluku
(Dok Dispenau)

Ambon (IDM) - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo dan Ketua Umum PIA Ardhya Garini Inong Fadjar Prasetyo dianugerahi gelar kehormatan adat oleh majelis Latupati Maluku, Ama Elakekai Saka Runa Sanaeno.

Penganugerahan adat kehormatan dilaksanakan saat keduanya tiba di Lanud Pattimura Ambon, Minggu petang (3/7). Kedatangan orang nomor satu di Angkatan Udara ini dalam rangka meninjau kegiatan karya bakti memperingati Hari Bakti TNI AU ke-75 di Lanud Pattimura Ambon dan Lanud Dumatubun, Tual, Maluku Tenggara.

Gelar adat diberikan oleh ketua umum Majelis Latupati, HI. Ibrahim M.H. Wokas (Raja Negeri Urung) yang didampingi Sekum Decky Tanasale serta 21 raja-raja kabupaten Provinsi Maluku, yang ditandai dengan pengenaan pakaian adat Maluku dan penyerahan piagam keputusan adat Latupati Maluku.

Gelar adat Latupati merupakan gelar yang diberikan kepada Fadjar sebagai seorang pemimpin penjaga kedaulatan angkasa di Maluku. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.