Ksatria Warrior, Latihan Militer Angkatan Darat Indonesia-Amerika Serikat

Jakarta, IDM – Dalam rangka mempererat kerja sama antar Angkatan Darat, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakil KSAD) Letjen TNI Agus Subiyanto bertemu dengan Commanding General of I Corps US Army, Lieutenant General Xavier T. Brunson di Mabesad, Jakarta, Rabu (30/8).
Agus mengatakan, kedua Angkatan Darat memiliki kerja sama latihan yang dinamakan Ksatria Warrior, sebagai pengganti latihan bersama (latma) Garuda Shield.
Baca Juga: KRI Sultan Iskandar Muda Bersama AL Singapura Tenggelamkan Kapal Permukaan Musuh di Laut Natuna
Melalui tergelarnya latihan ini, Agus berharap dapat menguatkan hubungan diplomasi militer, kerja sama militer, serta bidang pendidikan.
Senada dengan Agus, Xavier menyebut bahwa kerja sama yang telah terjalin merupakan upaya dalam rangka mempererat hubungan antarnegara untuk menjaga dan mewujudkan stabilitas di kawasan.
Berdasarkan keterangan yang diterima redaksi IDM dari Dinas Penerangan Angkatan Darat, latma Ksatria Warrior adalah latihan bersama pengganti Garuda Shield yang saat ini dilaksanakan oleh Mabes TNI.
Baca Juga: Kerahkan Pesawat Casa NC-212i, TNI AU Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Polusi Udara
“Karena latma ini dilaksanakan oleh Mabes TNI, pihak US Army meminta kepada TNI AD agar tetap diadakan latma antara TNI AD-US Army dan diberi nama Ksatria Warrior,” tulis Kadispenad, Brigjen TNI Hamim Tohari, Rabu (30/8).
Latma Ksatria Warrior adalah Latma TNI AD - US Army setingkat Kompi dengan materi P-3 ( Prosedur Pimpinan Pasukan) dan baru satu kali dilaksanakan pada tanggal 21-25 Agustus 2023 di Pussenif. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































