Minggu, 26 Mei 2024

KSAL Ungkap Lantamal Balikpapan Akan Dibangun di Wilayah Melawai

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengungkapkan rencana perubahan status Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan, Kalimantan Timur menjadi Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Mungkin kita akan meningkatkan Lanal Balikpapan di sana jadi Lantamal dulu, setelah itu baru jadi Komando Daerah Maritim (Kodamar)” ungkap Ali kepada awak media di sela rapat pimpinan (rapim) TNI AL di Cilangkap, Jakarta, Kamis (29/2).

“Sementara yang kita siapkan di wilayah (pantai) Melawai, Balikpapan untuk Lantamalnya,” sambungnya.

Baca Juga: Rapim TNI AU 2024, KSAU Apresiasi Pelaksanaan Pemilu Aman dan Damai

Ali menjelaskan, alasan Lantamal dibangun di daerah Melawai dikarenakan perairan tersebut masuk ke dalam lintasan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang menurutnya cukup rawan.

“Nantinya, kapal-kapal yang akan ditempatkan (di sana) juga akan bisa langsung sandar di Lantamal Balikpapan,” kata Ali.

Selain itu, untuk pembangunan Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal) di IKN disiapkan di daerah Penajam Paser Utara yang berjarak sekitar 50 kilometer dari Lanal Balikpapan.

Baca Juga: Rapim TNI AL Bahas Rencana Perbaikan Alutsista, IKN hingga Operasi dan Latihan 2024

“Mungkin nanti markasnya udah ada di Penajam Paser Utara,” ujarnya.

Sebelumnya, pada rapim TNI AL tahun lalu, Ali menyebut saat ini ada 14 Lantamal yang tersebar di seluruh Indonesia. Pihaknya akan memprioritaskan Lantamal yang masuk dalam kategori rawan dan punya sarana prasarana yang baik untuk menjadi Kodamar.

“Kita akan lihat Lantamal yang rawan dan punya fasilitas dan punya kemampuan sarpras yang cukup baik. Itu yang kita bisa jadikan Kodamar terlebih dahulu. Mungkin Jakarta, Surabaya, itu yang utama,” ucapnya saat itu. (at)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER