KSAL: TNI AL Dukung Penuh Prabowo Jaga Kedaulatan Perairan Indonesia

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menekankan kepada para prajuritnya bahwa TNI AL mendukung penuh estafet kepemimpinan Presiden RI periode 2024-2029 yang bakal resmi dijabat oleh Prabowo Subianto, per 20 Oktober mendatang.
Hal tersebut diucapkan oleh Ali saat memimpin apel kesiapan pasukan TNI AL jelang upacara HUT ke-79 TNI, Jakarta, Selasa (24/9). Pada tahun ini, matra laut mengerahkan lebih dari 4.500 personel prajurit serta alutsista dari berbagai jenis.
Baca Juga: Jelang HUT Ke-79 TNI, KSAL Cek Kesiapan Pasukan: Tunjukan Performa Terbaik
Ali melanjutkan, momen upacara HUT ke-79 TNI kali ini juga istimewa dikarenakan menjelang pergantian Presiden RI, pada 20 Oktober mendatang dari masa kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) kepada Prabowo Subianto.

"Jadikan upacara ini sebagai persembahan terbaik kepada bangsa, TNI, dan Presiden Joko Widodo yang telah memimpin kita selama ini serta kepada presiden terpilih, Prabowo Subianto yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan," ucap Ali, dikutip dari keterangan Dispenal.
Baca Juga: Brigjen Nadir Lepas Jabatan Danpasmar 2, Naik Jadi Wadan Kormar
Dia menekankan di hadapan ribuan prajurit TNI AL untuk menampilkan performa terbaik pada upacara dan perayaan puncak HUT ke-79 TNI yang akan digelar di Silang Monas, Jakarta, pada 5 Oktober mendatang.
"Upacara ini jadi kesempatan kita juga untuk menunjukkan kualitas kesiapan tempur TNI AL, kepada presiden terpilih, bapak Prabowo," tegas Ali.
"Kita tunjukkan kepada beliau, TNI AL akan mendukung penuh beliau dalam menjaga dan menegakkan kedaulatan, hak berdaulat, dan keamanan seluruh perairan Indonesia," tambahnya.
Baca Juga: Soal Proses Pembangunan Kapal Selam dan Fregat Merah Putih, Dirut PT PAL: Masih dalam Proses
Saat pemeriksaan prajurit dan alutsista, Ali memastikan kesiapan perlengkapan seperti pakaian, dan peralatan serta penampilan dalam kondisi terbaik untuk terlibat dalam rangkaian kegiatan HUT ke-79 TNI.
"Saya percaya, dengan semangat juang yang tinggi dan dengan disiplin yang kuat, kalian akan mampu menjalankan tugas ini dengan baik dan penuh kehormatan," pesannya. (at)
Hankam

Ini Cara Kerja Radar Pertahanan Tentukan Posisi Sasaran
Sistem radar pertahanan udara mengandalkan tiga parameter utama—jarak (range), arah (azimuth), dan ketinggian (altitude)—untuk mendeteksi serta melacak posisi sasaran secara akurat dalam ruang tiga dimensi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































