KSAL Terima Kunjungan Kehormatan Minister of DAPA

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) Menteri Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (Minister of Defense Acquisition Program Administration - DAPA) HE. Gang Eun-Ho di Mabesal Cilangkap, Jakarta, Jumat (28/01/2022)
Kehadiran Minister of DAPA Korea Selatan di Markas Besar Angkatan Laut tersebut disambut upacara penyambutan oleh Pasukan Kehormatan. Selanjutnya Minister of DAPA yang dalam kunjungan tersebut didampingi Dubes Korsel di Jakarta HE. Park Tae-sunv, Athan Korsel di Jakarta Captain (N) Jung Yeun Soo, First Secretary Kedubes Korsel Mr Kim Hyunwook, Exe Vice President of DSME Mr Yoo Sujun, dan interpreter Korea-Indonesia Ms. Min Seon-hee diterima KSAL di Lobby Gedung Utama Mabesal, Cilangkap.

Pertemuan ini dalam rangka membahas beberapa hal, yang diantaranya bagaimana DAPA akan mendukung, memperbaiki dan meningkatkan kapabilitas terhadap kapal selam, dan juga diskusi terkait bentuk pendidikan dan pelatihan TNI AL dengan ROK Navy terkait operasional kapal selam.
Sebagaimana diketahui, TNI AL saat ini memiliki tiga unit kapal selam hasil kerja sama PT PAL Indonesia dengan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Korea Selatan. Yakni, KRI Nagapasa-403 yang dibangun di Korsel dengan tenaga kerja dari Daewoo, KRI Ardadedali-404 dibangun di Korsel dengan bantuan tenaga kerja dari PT PAL, dan Alugoro-405 yang diproduksi di Surabaya.
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































