HANKAM

KSAL Sematkan Bintang Jalasena Pratama ke Dankormar dan 17 Pati TNI AL

KSAL Laksamana Muhammad Ali
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyematkan tanda kehormatan Bintang Jalasena Pratama kepada 18 Pati TNI AL di Mabesal, Cilangkap, Senin (27/11). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyematkan tanda kehormatan Bintang Jalasena Pratama kepada 18 perwira tinggi (Pati) TNI AL di Mabesal, Cilangkap, Jakarta, Senin (27/11).

Dikutip dari keterangan Dispenal, Selasa (28/11), 18 Pati terdiri dari 11 perwira yang masih menjadi prajurit aktif dan enam lainnya merupakan purnawirawan. Asisten Intelijen (Asintel) KSAL Mayjen (Mar) Suaf Yanu Hardani menjadi perwakilan penyematan Bintang Jalasena Prarama.

Belasan nama Pati TNI AL yang menerima tanda kehormatan tersebut ialah Pengajar Bidang Geopol dan Wasantara Lemhannas Laksamana Muda Rachmat Hartoyo, Sahli Tk III Bidang Jahpers Sahli Panglima TNI Laksamana Muda Dwika Tjahja Setiawan, Deputi Bid Ops Pencarian, Pertolongan dan Kesiagaan BNPP Laksamana Muda Ribut Eko Suyatno.

Baca Juga: Panglima TNI dan Kapolri Lantik 1.234 Prajurit Akademi TNI dan Bhayangkara

Lalu, Dosen Tetap Unhan Laksamana Muda Wahyu Mujiono, TA Pengajar Bid Kependudukan Lemhannas Laksamana Muda Jalasena Sastrawirya, TA Pengkaji Bid Demografi Lemhannas Laksamana Muda I Wayan Suwarjaya,

18 Pati TNI AL
(Foto: Dok. Dispenal)

Kemudian, Aspers KSAL Laksamana Muda P Rahmad Wahyudi, Aslog Panglima TNI Laksamana Muda Budi Sulistyo, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayien (Mar) Endi Supardi, Pangkoarmada III Laksamana Muda Rachmad Jayadi, dan Dirjen Renhan Kemhan Laksamana Muda Supo Dwi Diantara.

Selanjutnya enam pati purnawirawan, yaitu Laksamana Muda Purn Udyatmiko, Mayjen (Mar) Purn Bambang Sutrisno, Laksamana Muda Purn Gusti Kompiang Aribawa, Mayjen (Mar) Purn Yulidar Tuah, Mayjen (Mar) Purn Purwadi, dan Mayjen (Mar) Purn I Made Wahyu Santoso.

Baca Juga: TNI Bangun Dua Markas Satuan Baru di Perbatasan Kalimantan Barat

Penyematan Bintang Jalasena Pratama berdasarkan surat keputusan presiden nomor 11/TK/2023 dan nomor 105/TK/2023 30 September sebagai penghargaan kepada anggota TNI AL di bidang tugas militer yang menunjukkan kemampuan, kebijaksanaan, dan berjasa luar biasa untuk kemajuan dan pembangunan TNI AL.

"Saya yakin dengan penghargaan Bintang Jalasena Pratama yang diterima, serta bekal karakter, dedikasi, dan pengalaman tugas yang dimiliki, akan mampu meningkatkan kinerja serta prestasi organisasi," ungkap Ali. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.