Kamis, 22 Februari 2024

Panglima TNI dan Kapolri Lantik 1.234 Prajurit Akademi TNI dan Bhayangkara

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Sebanyak 1.234 orang yang terdiri dari 535 prabhatar Akmil, 240 prabhatar Angkatan Laut, 155 Prahatar Angkatan Udara dan 300 praphatar Akpol dan empat taruna Republik Demokratik Timor Leste dilantik
Panglima TNI dan Kapolri di Magelang, Jawa Tengah, Selasa (28/11/2023).

Mereka pun mengucapkan selamat atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan resimen, waktu pendidikan empat bulan di Akademi TNI.

“Selama kurun waktu tersebut diharapkan tumbuh ikatan persaudaraan dan jiwa korsa yang sangat erat, waspadai bentuk-bentuk upaya memecah belah soliditas TNI/Polri terlebih dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Korps Marinir TNI AL dan AS Terlibat Pertempuran Jarak Dekat di Sukabumi

TNI dan Polri lanjut Panglima harus mampu membangun kredibilitas dan integrasi dalam mengawal keutuhan bangsa dan negara menjaga netralitas dan tetap berkonsentrasi pada fungsi pertahanan dan keamanan.

“Para taruna dan taruni yang saya cintai dan saya banggakan wisuda ini bukanlah akhir perjuangan namun justru awal pengabdian kepada bangsa dan negara, setelah ini kalian akan melanjutkan pendidikan yang lebih menuntut perhatian, konsentrasi, kesiapan mental dan fisik serta komitmen dalam menyerap seluruh ilmu dan menguasai berbagai kemampuan,” katanya.

Menurut dia keberhasilan yang sudah diraih hendaknya menjadi modal dasar yang kuat dalam mengatasi berbagai tantangan yang tentunya akan dihadapinya nanti.

Baca Juga: 600 Prajurit Buaya Putih Selesai Latihan Persiapan Pratugas untuk Dikirim ke Papua

Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan agar dengan pelantikan dapat meningkatkan motivasi belajar dan berlatih hingga berhasil wujudkan cita-cita menjadi seorang perwira karena keberhasilan adalah milik mereka yang berpusatkan diri dengan baik, bekerja keras dan mau belajar dari kegagalan.

Panglima TNI
(Foto: Instagram @91agussubiyanto)

Ia mengatakan pendidikan dasar dan integratif kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian yang baru saja para taruna selesaikan adalah tahap awal pendidikan pembentukan bersama para taruna dalam satu wadah yaitu Resimen Candradimuka.

“Dalam cerita pewayangan candradimuka memiliki makna filosofi sebagai tempat penggemblengan para satria agar menjadi pribadi berkarakter kuat, terlatih, dan tangkas,” katanya.

Baca Juga: Prajurit 433/Julu Siri Ciptaan Bioskop Sejarah untuk Anak-anak Papua

Sejalan dengan filosofi tersebut pada pendidikan dasar ini para taruna dilatih secara fisik dan mental untuk menanamkan sikap dan karakter sebagai prajurit berjiwa sapta marga serta bhayangkara negara yang senantiasa memegangi tribrata dan catur prasetya.

“Pendidikan bersama ini juga merupakan wujud komitmen TNI/Polri untuk menjalin sinergitas soliditas sejak dini,” katanya.

Hal ini penting karena TNI/Polri merupakan garda terdepan dalam menjaga keutuhan kedaulatan negara kesatuan RI. Untuk itu sinergitas dan soliditas TNI/Polri harus senantiasa diperkokoh guna menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa sebagaimana penyampaian Presiden Joko Widodo. (rr)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER