KSAL Sampaikan Profesionalisme dan Kesejahteraan Prajurit di HUT Ke-77 TNI AL

Jakarta,IDM- Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Inspektur Upacara memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-77 TNI Angkatan Laut yang dilaksanakan di Kesatrian TNI AL Pondok Dayung, Jakarta Utara, Senin (12/9).
HUT Ke-77 TNI AL dihadiri oleh jajaran para purnawirawan Kepala Staf TNI Angkatan Laut dan purnawirawan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut, serta atase pertahanan negara sahabat. Tahun ini merupakan tahun pertama TNI AL merayakan HUT setelah dua tahun melalui pandemi COVID-19. Dalam peringatan HUT TNI AL yang Ke-77 ini, Laksamana Yudo Margono menyampaikan harapan agar visi misi prajurit TNI AL profesional, modern, dan tangguh bisa tercapai.
"Visi misi tersebut bisa tercapai dan terwujud dengan dukungan semua prajurit. Tentunya sesuai visi misi TNI AL sudah kita siapkan dan bina harus mampu untuk menjadi angkatan laut yang profesional, modern, dan tangguh. Tentunya untuk menuju ke situ diperlukan sarana prasarana yang lebih baik, kemudian SDM yang profesional," kata Laksamana Yudo.
Lanjutnya, saat menjawab pertanyaan Redaksi Indonesia Defense Magazine terkait dengan kesejahteraan. Laksamana Yudo menjawab profesionalisme prajurit dan kesejahteraan tidak akan bisa terpenuhi bila tidak didorong dengan berbagai upaya untuk menjamin kesejahterannya.
"Untuk itu, TNI Angkatan Laut berupaya untuk terus melaksanakan pembangunan fasilitas pendidikan dan latihan, perumahan prajurit, ibadah, olahraga, serta perkantoran untuk menjamin seluruh prajurit bekerja dengan moril tinggi di manapun mereka ditugaskan bahkan saat ini ada saku tambahan untuk prajurit yang berlayar," ucapnya
Dalam upacara puncak tersebut,sejumlah alutsista TNI Angkatan Laut baik kapal perang maupun kendaraan taktis Marinir. Atraksi Pasukan elit TNI AL Detasemen Jalamangkara (Denjaka) turut ditampilkanpada giat ini, dengan skenario pembebasan sandera. Selain itu, ada juga demo bela diri karate dari ratusan prajurit TNI AL serta tari kolosal daerah nusantara tentang sejarah TNI AL dan parade prajurit TNI AL.
Sebelum pelaksanaan upacara, TNI AL melakukan berbagai rangkaian kegiatan, seperti penanaman bibit sorgum secara serentak di seluruh jajaran TNI AL di 77 lokasi seluruh Indonesia, Gerakan Nasional Laut Bersih secara masif di seluruh Indonesia, serta bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, donor darah, dan khitanan massal di 77 lokasi dengan melibatkan kapal perang Republik Indonesia (KRI). Selain itu juga dilaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) sebagai bentuk penghargaan atas jasa-jasa pahlawan yang telah gugur, fun run, dan Naval Expo 2022.
Naval Expo 2022 dibuka secara simbolis dibuka oleh Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa bersama Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, dan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono dengan menekan tombol dan dimeriahkan dengan atraksi kembang api di Balai Samudera, Jakarta, Minggu (11/9) malam. (wan)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































