KSAL Resmikan Kapal Jenis Angkut Tank KRI Teluk Calang-524

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, meresmikan kapal perang jenis Angkut Tank (AT)-7 KRI Teluk Calang-524, di Tanjung Priok, Jakarta, Senin (8/8).
Selain delivery dan peresmian, Yudo juga mengukuhkan jabatan Komandan KRI Teluk Calang-524 Letkol Laut (P) Bagus Waluya.

"KRI Teluk Calang-524 adalah kapal ketujuh dari kelas Teluk Bintuni dan secara resmi masuk dalam jajaran TNI AL, selanjutnya akan ditugaskan memperkuat Satuan Lintas Laut Militer (Satlinlamil) 1 Jakarta," ujar Yudo.

Menurutnya, pembangunan kapal ini mengandung dua makna penting, yakni bagian dari perencanaan pembangunan kekuatan sekaligus realisasi dari program prioritas pimpinan TNI AL, yaitu modernisasi dan upaya pemenuhan kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista).

Kedua, pembangunan kapal di galangan dalam negeri adalah wujud komitmen pimpinan TNI AL untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah, yaitu peningkatan penggunaan produksi dalam negeri serta kemandirian industri pertahanan sebagaimana selalu ditekankan Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan.

"Semoga tekad, komitmen dan upaya kita bersama dapat terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas industri pertahanan dalam negeri, khususnya matra laut sehingga kualitas produksi semakin baik dan kemandirian industri pertahanan dapat dicapai sesuai cita-cita," ucap Yudo. (at)
Hankam

Ini Cara Kerja Radar Pertahanan Tentukan Posisi Sasaran
Sistem radar pertahanan udara mengandalkan tiga parameter utama—jarak (range), arah (azimuth), dan ketinggian (altitude)—untuk mendeteksi serta melacak posisi sasaran secara akurat dalam ruang tiga dimensi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































