KSAL Resmi Tutup Kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut (PTAL)

Jakarta, IDM - Didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Widodo Dwi Purwanto, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono secara resmi menutup kursus Penanggulangan Teror Aspek laut (PTAL) Angkatan XVI TA. 2021 di lapangan apel Kesatrian Marinir Arthur Solangs, Detasemen Jalamangkara (Denjaka), Jakarta Selatan, Selasa (14/06).
Sebelum dimulainya upacara penutupan kursus PTAL tersebut terdapat rangkaian acara yang diawali dengan Demonstrasi pembebasan sandera yang dilaksanakan dengan Serangan kilat menyerbu dan menguasai kembali gedung obyek vital nasional yang di kuasai oleh sekelompok Foreign Terrorist Fighter (FTF) yang di laksanakan oleh Peserta Kursus PTAL tersebut.
Dalam sambutannya, Yudo mengatakan kursus ini merupakan program khusus TNI-AL yang dilaksanakan dalam rangka melahirkan prajurit berkualifikasi kemampuan khusus Detasemen Jalamangkara (Denjaka) sebagai pasukan anti teror aspek laut. Dalam perkembangannya, Denjaka Korps Marinir TNI AL sebagai salah satu satuan khusus yang mempunyai tugas pokok untuk menanggulangi teror aspek laut harus berperan aktif dan melakukan tindakan nyata di lapangan, namun tentunya tetap sesuai dengan prosedur dan rantai komando yang ada.

“Ketika kita terpaksa harus menghadapi kekuatan raksasa, maka strategi perang asimetris menjadi salah satu pilihannya dan dari Prespektif inilah Denjaka serta pasukan khusus lainnya memiliki arti dan peran yang semakin penting.”ucap Yudo.
Pada akhir sambutannya, Yudo mengingatkan kepada mantan siswa PTAL untuk selalu tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada tuhan agar setiap langkah dalam menjalankan tugas selalu mendapatkan ridho dan berkahnya.
Kursus PTAL yang dilaksanakan tersebut diikuti oleh personel pilihan dari prajurit Intai Amfibi (Taifib) Korps Marinir dan Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska). Mereka yang lulus selanjutnya akan bergabung dengan Denjaka yang merupakan salah satu satuan elite TNI. (gin)
Hankam

Dilengkapi dengan Konsol OMC, C-130 Hercules A-1319 Semai 53,1 Ton NaCl di Sumsel
TNI Angkatan Udara memodifikasi pesawat C-130 Hercules A-1319 dengan konsol Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla, dan telah berhasil menyemai 53,1 ton NaCl dalam 12 sortie di Sumatra Selatan.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































