KSAL Perintahkan KRI Latihan Passex Jika Bertemu Kapal Perang Asing

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, menekankan jajaran prajurit di KRI yang tengah berpatroli dan bertemu kapal asing yang melintas damai di wilayah teritoarial Indonesia, untuk melaksanakan Passing Exercise (Passex).
Passex adalah latihan yang dilaksanakan saat kapal angkatan laut negara sahabat masuk dan atau keluar perairan yurisdiksi nasional, hal ini dilakukan secara universal yaitu dilaksanakan oleh kapal angkatan laut negara sahabat menyambut kehadiran KRI saat memasuki perairan negara tersebut.
Kebijakan ini juga disampaikan Yudo di berbagai kesempatan saat bertemu sejumlah pejabat ngkatan laut dunia. Menurutnya, sejumlah negara telah menyatakan setuju terhadap hal itu.
"Mulai dari KSAL Cina, Vietnam, Singapura, dan Malaysia, bahkan kemarin Amerika dan Australia sudah sepakat mari kita ketemu, latihan. Karena itu wujud diplomasi dan meningkatkan profesionalisme prajurit kapal perang kita maupun mereka," kata Yudo, dikutip dari laman TNI AL, Senin (12/9).
Rabu Lalu (31/8) lalu, unsur TNI AL (KRI) Lemadang-632 sebagai unsur operasi Bawah Kendali Operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Komando Armada (Guspurla Koarmada) I yang melaksanakan patroli laut di sekitar perairan Selat Riau dan Selat Singapura, bertemu kapal perang Royal Australian Navy (RAN), HMAS Maryborough-95 yang berlayar lintas damai di wilayah teritorial Indonesia.
Kemudian, KRI Lemadang-632 membuka jalur komunikasi dengan HMAS Maryborough-95 untuk melaksanakan latihan Passex. Dan sambutan positif diterima KRI Lemadang-632, di mana HMAS Maryborough-95 merespon ajakan latihan Passex selama pelayaran, hingga kapal perang Australia tersebut meninggalkan perairan territorial Indonesia.
"Latihan-latihan seperti ini juga sebagai sarana diplomasi menjaga stabilitas keamanan maritim di wilayah Indonesia selain untuk menambah profesionalitas para prajurit," pungkas Yudo. (at)
Hankam

Satgas TNI Sita Senjata OPM saat Susuri Sungai di Yahukimo, Sempat Diwarnai Kontak Tembak
Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 3 Marinir menyita senjata rakitan dan perlengkapan OPM di Kali Braza, Yahukimo, setelah terlibat kontak tembak singkat tanpa korban jiwa.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































